Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:48 WIB
loading...
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan mata Komandan Kompi A Ranger Mobile Brigade (Mobbrig) atau Resimen Pelopor Brigade Mobil (Brimob) Irjen Loemy membawa maut. Kedipan tersebut membuat tawanan tewas ditembak dari jarak 5 meter. Foto: Dok Sindonews
A A A
KEDIPAN mata Komandan Kompi A Ranger Mobile Brigade (Mobbrig) atau Resimen Pelopor Brigade Mobil ( Brimob ) Irjen Loemy membawa maut. Kedipan tersebut membuat tawanan tewas ditembak dari jarak 5 meter.

Peristiwa nahas itu ketika Loemy memimpin 2 peleton Ranger untuk menumpas sisa-sisa PRRI di Sumatera pada tahun 1961. Loemy sudah memimpin Resimen Pelopor Brimob sejak 1959.

Baca juga: Dahsyat! Bisikan Komandan Brimob Ini Berujung Penarikan Pasukan RPKAD

Ketika penumpasan pemberontak, Loemy yang masih berpangkat perwira pertama atau AKP harus berhadapan langsung batalion-batalion Angkatan Darat Letkol Nawawi.

Kepiawaian Loemy berawal ketika hendak menginterogasi tawanan pemberontakan DI/TII Daud Beureuh di Balai Desa Katesa, Sungai Hiu.

Menurut buku Resimen Pelopor (Edisi Revisi), Pasukan Elite Yang Terlupakan, penulis Anton Agus Setyawan dan Andi M Darlis, Januari 2013, saat itu petugas jaga adalah Agen Polisi II Tholib dan Agen Polisi II Kartimin.

Proses interogasi berjalan alot karena tawanan perang enggan menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Sontak, Loemy pun memberikan kode pada Agen Kartimin dengan kedipan mata.

Maksudnya agar sang agen menakut-nakuti tawanan supaya buka mulut. Namun, apa yang terjadi, Kartimin justru salah menafsirkan kemudian langsung melepaskan tembakan ke arah tawanan dari jarak 5 meter.

Peluru kaliber 5,56 dari senapan AR 15 milik Kartimin saat itu juga membuat tawanan tersungkur dan tewas di tempat.

Hal tersebut membuat Loemy sangat marah dan langsung menampar Agen Kartimin dua kali sambil berteriak “Kenapa ditembak…!”.

Kartimin yang ditampar sangat terkejut karena kode kedipan mata Loemy, dia anggap perintah untuk mengeksekusi tawanan. Loemy lantas menyadari bahwa perintahnya salah diterjemahkan.

Setelah meluruskan maksud kode kedipan mata, Loemy memerintahkan dua anak buahnya mengurus jenazah tawanan tadi.

Sepanjang kariernya di kepolisian, Loemy memang dikenal sebagai sosok disiplin dan tegas jika anak buahnya melakukan kesalahan fatal. Dalam segala hal sampai-sampai jika celana dinas anak buahnya terlihat kusut, dia bisa membatalkan izin cuti yang bersangkutan.

Hal tersebut yang mengantarkannya ke puncak karier menjadi Komandan Korps Brimob tahun 1975-1978 dengan pangkat Brigjen Pol. Memasuki masa pensiun, pangkat Loemy naik menjadi Irjen Pol atau jenderal bintang 2.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Polda Metro Jaya Ungkap...
Polda Metro Jaya Ungkap Fakta Hanania Travel Sudah Bermasalah Sejak 2023
Amankan 119 Orang saat...
Amankan 119 Orang saat Ricuh Eksekusi Hotel Sultan, Polisi Cari Aktor Intelektual
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Rekomendasi
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Audisi DMD Panggung...
Audisi DMD Panggung Rezeki MNCTV Buka Jalan Penyanyi Dangdut Daerah Menuju Panggung Nasional
Ketum PSOI Pandu Sjahrir...
Ketum PSOI Pandu Sjahrir Apresiasi Dukungan Prabowo untuk Anggaran Pelatnas Multiyears
Berita Terkini
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Infografis
5 Pencurian di Museum...
5 Pencurian di Museum yang Paling Terkenal, dari Mona Lisa hingga Van Gogh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved