Mantan Wali Kota Yogyakarta Hery Zudianto Positif COVID-19
Senin, 21 September 2020 - 21:25 WIB
Mantan Wali Kota Yogyakarta, Hery Zudianto dinyatakan positif COVID-19. Foto/m.muhammadiyah.or.id
YOGYAKARTA - Persebaran virus Corona (COVID-19)di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus terjadi. Mantan Wali Kota Yogyakarta, Hery Zudianto dinyatakan positif COVID-19.
Hery Zudianto yang juga pengurus Pimpinan wilayah Muhammadiyah (PWM) beserta 2 pengurus lainnya dinyatakan positif COVID-19. Wakil Ketua PWM DIY, Azman Latief mengatakan, ada tiga pengurus yang dinyatakan positif COVID-19. "Namun semua baik saja dan masuk orang tanpa gejala (OTG)," terangnya, Senin (21/9/2020). (Baca juga: Terbukti Cabuli IW, Pendeta Hanny Layantara Divonis 10 Tahun Penjara)
Untuk antisipasi penularan di lingkungan kantor PWM Muhammadiyah, maka pihaknya memutuskan menutup area kantor sejak beberapa waktu lalu. Upaya melakukan proses penyemprotan desinfektan juga dilakukan. (Baca juga: Pembunuhan Pendeta di Intan Jaya Diduga Didalangi Kelompok Jelek Waker)
Dia menjelaskan bahwa 3 personal pengurus Pimpinan wilayahnya Muhammadiyah merupakan hasil tracing setelah Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping dinyatakan positif. "Nah mereka diketahui kontak intens dengan yang bersangkutan," katanya.
Hery Zudianto yang juga pengurus Pimpinan wilayah Muhammadiyah (PWM) beserta 2 pengurus lainnya dinyatakan positif COVID-19. Wakil Ketua PWM DIY, Azman Latief mengatakan, ada tiga pengurus yang dinyatakan positif COVID-19. "Namun semua baik saja dan masuk orang tanpa gejala (OTG)," terangnya, Senin (21/9/2020). (Baca juga: Terbukti Cabuli IW, Pendeta Hanny Layantara Divonis 10 Tahun Penjara)
Untuk antisipasi penularan di lingkungan kantor PWM Muhammadiyah, maka pihaknya memutuskan menutup area kantor sejak beberapa waktu lalu. Upaya melakukan proses penyemprotan desinfektan juga dilakukan. (Baca juga: Pembunuhan Pendeta di Intan Jaya Diduga Didalangi Kelompok Jelek Waker)
Dia menjelaskan bahwa 3 personal pengurus Pimpinan wilayahnya Muhammadiyah merupakan hasil tracing setelah Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Gamping dinyatakan positif. "Nah mereka diketahui kontak intens dengan yang bersangkutan," katanya.
Lihat Juga :