Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
Kamis, 11 Juni 2026 - 17:48 WIB
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nagekeo dari Fraksi Partai Perindo, Kosmas Lawa Bagho, menyoroti ancaman penyakit rabies bagi masyarakat. Foto/SindoNews
NAGEKEO - Rabies masih menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat di sejumlah daerah, terutama ketika penanganan pascagigitan dan upaya pencegahan belum berjalan optimal. Risiko kematian akibat penyakit ini dinilai dapat ditekan apabila masyarakat memperoleh akses cepat terhadap layanan kesehatan, vaksin, dan informasi yang memadai.
Perhatian tersebut disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nagekeo dari Fraksi Partai Perindo, Kosmas Lawa Bagho, menyusul meninggalnya seorang siswi SMPK Kotagoa, Kecamatan Boawae, Yohana Clarisa Mowa, yang berdasarkan informasi mengalami gigitan hewan penular rabies (HPR) pada Februari 2026 dan kemudian dinyatakan positif rabies.
Kosmas menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Dia menilai kasus yang menimpa pelajar tersebut harus menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Baca juga: Upaya Manggarai Barat Berantas Rabies, Ini Langkah Konkret yang Dilakukan
Perhatian tersebut disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Nagekeo dari Fraksi Partai Perindo, Kosmas Lawa Bagho, menyusul meninggalnya seorang siswi SMPK Kotagoa, Kecamatan Boawae, Yohana Clarisa Mowa, yang berdasarkan informasi mengalami gigitan hewan penular rabies (HPR) pada Februari 2026 dan kemudian dinyatakan positif rabies.
Kosmas menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Dia menilai kasus yang menimpa pelajar tersebut harus menjadi perhatian serius agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
Baca juga: Upaya Manggarai Barat Berantas Rabies, Ini Langkah Konkret yang Dilakukan
Lihat Juga :