Nahdliyin Muda Batang: Siapa pun Ketum PBNU Harus Bisa Memperkuat Posisi NU
Senin, 01 Juni 2026 - 09:09 WIB
“Mubes ini berangkat dari kegelisahan anak-anak muda NU menyaksikan berbagai konflik internal yang terjadi di PBNU. Kami perlu menghadirkan ruang dialog yang sehat agar warga NU, khususnya generasi muda, dapat menyampaikan aspirasi dan pandangannya secara terbuka demi kemaslahatan organisasi,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber dan para peserta kompak mengkritisi perjalanan NU di bawah kepemimpinan Rais Aam dan Ketua Umum sekarang yang dinilainya telah melenceng dari maqshudul a'dhom para pendiri. PBNU sekarang sudah lupa dengan perannya sebagai civil society, lebih menempel pada kekuasaan dan kurang peduli terhadap masalah keumatan.
Baca juga: Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Pengasuh PP Merah Putih, Gus Nauval Fuad Hasyim, menegaskan bahwa sesungguhnya NU memiliki fondasi kuat sebagai civil society yang mampu menciptakan kemandirian yang kokoh. “Kemandirian bagi NU menjadi sesuatu yang mutlak, baik kemandirian ekonomi, kemandirian politik, maupun kemandirian dalam aspek lainnya,” tegasnya.
Salah seorang peserta dengan nada tinggi mengatakan, "Yang dipikirkan para pengurus PB sekarang lebih mengejar jabatan seperti komisaris dan sebagainya".
Dalam forum tersebut, sejumlah narasumber dan para peserta kompak mengkritisi perjalanan NU di bawah kepemimpinan Rais Aam dan Ketua Umum sekarang yang dinilainya telah melenceng dari maqshudul a'dhom para pendiri. PBNU sekarang sudah lupa dengan perannya sebagai civil society, lebih menempel pada kekuasaan dan kurang peduli terhadap masalah keumatan.
Baca juga: Paradoks NU: Ketika Membesar, Jangan Sampai Kehilangan Akar
Pengasuh PP Merah Putih, Gus Nauval Fuad Hasyim, menegaskan bahwa sesungguhnya NU memiliki fondasi kuat sebagai civil society yang mampu menciptakan kemandirian yang kokoh. “Kemandirian bagi NU menjadi sesuatu yang mutlak, baik kemandirian ekonomi, kemandirian politik, maupun kemandirian dalam aspek lainnya,” tegasnya.
Salah seorang peserta dengan nada tinggi mengatakan, "Yang dipikirkan para pengurus PB sekarang lebih mengejar jabatan seperti komisaris dan sebagainya".
Lihat Juga :