TNI Hidupkan Desa yang Lama 'Mati Suri' di Pedalaman Jambi
Selasa, 19 Mei 2026 - 22:10 WIB
Achirul, salah seorang warga Desa Seko Besar, menceritakan beratnya kehidupan masyarakat sebelum hadirnya program TMMD. Menurutnya, kondisi jalan menuju desa selama bertahun-tahun dipenuhi tanah dan lumpur sehingga sulit dilalui, terutama saat musim hujan.
"Kalau musim hujan, masuk ke desa ini sangat susah. Warga sampai rela meninggalkan kendaraan di jalan lalu berjalan kaki menuju rumah. Besoknya baru kendaraan diambil," ujar Achirul, Selasa (19/5/2026).
Tak hanya akses transportasi yang sulit, harga kebutuhan pokok di desa juga melambung tinggi akibat terhambatnya distribusi barang. Ironisnya, kondisi itu tidak sebanding dengan harga hasil perkebunan warga yang sangat rendah.
"Bisa dibayangkan, harga satu bungkus garam sama dengan harga satu kilogram beras. Sementara hasil kebun kami tidak ada harganya. Sawit di sini paling tinggi hanya Rp500 per kilogram, padahal di luar bisa sampai Rp3 ribu. Akhirnya banyak buah sawit dibiarkan busuk di batang karena tidak laku dijual," ujarnya.
Ia menilai seluruh persoalan tersebut bermula dari buruknya akses jalan menuju desa. Karena itu, masyarakat sangat bersyukur atas hadirnya program TMMD yang dinilai membawa harapan baru bagi warga.
"Kalau musim hujan, masuk ke desa ini sangat susah. Warga sampai rela meninggalkan kendaraan di jalan lalu berjalan kaki menuju rumah. Besoknya baru kendaraan diambil," ujar Achirul, Selasa (19/5/2026).
Tak hanya akses transportasi yang sulit, harga kebutuhan pokok di desa juga melambung tinggi akibat terhambatnya distribusi barang. Ironisnya, kondisi itu tidak sebanding dengan harga hasil perkebunan warga yang sangat rendah.
"Bisa dibayangkan, harga satu bungkus garam sama dengan harga satu kilogram beras. Sementara hasil kebun kami tidak ada harganya. Sawit di sini paling tinggi hanya Rp500 per kilogram, padahal di luar bisa sampai Rp3 ribu. Akhirnya banyak buah sawit dibiarkan busuk di batang karena tidak laku dijual," ujarnya.
Ia menilai seluruh persoalan tersebut bermula dari buruknya akses jalan menuju desa. Karena itu, masyarakat sangat bersyukur atas hadirnya program TMMD yang dinilai membawa harapan baru bagi warga.
Lihat Juga :