Temui Konstituen, Misbakhun Beber Upaya Prabowo dan Bahlil Pertahankan BBM Bersubsidi

Sabtu, 02 Mei 2026 - 20:31 WIB
Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak itu mengatakan, pemerintah berusaha tidak menaikkan harga BBM bersubsidi sampai akhir tahun ini meski harga minyak dunia sampai USD100 per barel. Menurut Misbakhun, pemerintah tidak ingin rakyat mengalami tekanan harga yang berdampak pada kemampuan daya beli.

"Presiden dan Pak Bahlil pergi ke negara-negara produsen minyak agar suplainya masuk ke Indonesia dalam jumlah besar, sehingga harga BBM bersubsidi bisa dipertahankan. Pesan ini penting untuk disampaikan seluruh rakyat," imbuhnya.

Selain BBM bersubsidi, harga elpiji ukuran tabung 3 kilogram juga masih tetap. Sementara, harga elpiji nonsubsidi kemasan 5,5 kilogram dan 12 kilogram sudah ratusan ribu rupiah. Adapun elpiji 3 kilogram yang dikenal dengan sebutan gas melon itu sampai ke konsumen masih di kisaran Rp22 ribu.

"Artinya pemerintah berusaha agar rakyatnya tidak mengalami kesulitan," katanya.

Pemerintah juga masih mempertahankan subsidi untuk BBM dan listrik. Negara, katanya, juga menyubsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR), menanggung iuran BPJS Kesehatan, hingga mengucurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT). "Bukan ratusan juta atau ratusan miliar, melainkan ratusan triliun (rupiah). Itu pengorbanan negara buat bapak dan ibu sekalian," katanya.

Sebagai pimpinan Komisi XI DPR, Misbakhun menyatakan dirinya turut berperan dalam pembahasan dan penentuan anggaran kebijakan tersebut, termasuk besaran subsidi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!