GEBRAK Siap Kerja Sama dengan BNN Berantas Vape Narkoba
Kamis, 30 April 2026 - 12:58 WIB
Ketua Gerakan Bebas TAR & Asap Rokok (GEBRAK) Garindra Kartasasmita menuturkan sejumlah temuan zat berbahaya dalam produk vape merupakan bentuk penyalahgunaan oknum tertentu. Kasus-kasus tersebut tidak mencerminkan karakteristik produk vape yang diproduksi secara legal.
Garin juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam membangun persepsi publik terkait produk vape. Menurutnya, tidak benar jika penggunaan rokok elektronik dikaitkan dengan konsumsi zat terlarang.
Hal itu berpotensi menimbulkan stigma yang keliru bagi pelaku industri maupun konsumen, bahkan memicu kecurigaan terhadap produsen legal. “Kita harapkan ke depannya vape tidak dilarang, regulasinya harus sesuai dengan profil risikonya. Kami juga berharap bisa lebih bekerja sama dengan BNN untuk memberantas penyalahgunaan vape, karena dari kami tidak ada yang menginginkan vape menjadi media penyebaran narkoba,” ujarnya.
Garin juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam membangun persepsi publik terkait produk vape. Menurutnya, tidak benar jika penggunaan rokok elektronik dikaitkan dengan konsumsi zat terlarang.
Hal itu berpotensi menimbulkan stigma yang keliru bagi pelaku industri maupun konsumen, bahkan memicu kecurigaan terhadap produsen legal. “Kita harapkan ke depannya vape tidak dilarang, regulasinya harus sesuai dengan profil risikonya. Kami juga berharap bisa lebih bekerja sama dengan BNN untuk memberantas penyalahgunaan vape, karena dari kami tidak ada yang menginginkan vape menjadi media penyebaran narkoba,” ujarnya.
(jon)