Sopir Taksi Green SM Ditangkap Polisi terkait Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur

Selasa, 28 April 2026 - 17:16 WIB
"Kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan mobil listrik sebenarnya hanya rugi material. Namun akibatnya, perjalanan kereta api lainnya terganggu, KRL yang menunggu proses evakuasi," katanya.

Informasi tabrakan kereta itu diduga belum sempat disampaikan secara menyeluruh kepada KA Argo Bromo Anggrek. Padahal, KA Argo Bromo sedang berjalan dengan kecepatan tinggi yakni 110 kilometer per jam.

"Akibat kurangnya informasi dan koordinasi terjadilah tabrakan di Stasiun Bekasi Timur lebih tepatnya yang mengakibatkan beberapa korban meninggal dunia," tuturnya.

Ssaat ini petugas tengah melakukan proses penyidikan dengan metode Traffic Accident Analysis atau TAA. Dengan cara mereka ulang proses kecelakaan saat sebelum, kecelakaan, dan sesudah kejadian.

"Tujuannya memudahkan penyidik laka lantas Polri dalam rangka membuat terang sebuah tindak pidana kejahatan lalu lintas," ucap Sandhi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!