Habib Luthfi Ajak Semua Generasi Jaga Tali Kebhinekaan
Jum'at, 18 September 2020 - 07:35 WIB
Habib Luthfi menegaskan bahwa sikap kebhinekaan tidak cukup hanya dilakukan satu generasi saja tetapi harus mampu disosialisasikan dan diwariskan untuk generasi penerus bangsa. (Baca juga : Begini Pesan Kebangsaan dari Habib Luthfi di Solo )
Menurutnya, sebagai warga negara Indonesia, hendaknya selalu merasa memiliki dan cinta terhadap tanah air dan harus menjaga tanah air dengan persatuan dan kesatuan agar tidak mudah dipecah belah.
“Oleh karenanya mari kita tumbuhkan rasa handarbeni terhadap bangsa dan negara Indonesia. Jaga persatuan sehingga tidak mudah terpecah belah,” pinta Habib Luthfi
“Mampu kah kita getok tular untuk regenerasi yang akan datang, dalam silaturahmi dan bersambung, dari mulai Bupati, Pak Camat, Pak Camat bisa menyambung sampai ke Kepala Desa, walau bentuknya forum kecil-kecil dalam inti yang sama, kita menggalang tali silaturahmi kebinakaan untuk kesatuan dan persatuan dengan pertanyaan yang besar, Siapa lagi kalau bukan kita?”ungkap anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI ini.
Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto menyatakan bahwa memahami keberagaman yang ada bisa dilakukan melalui sikap egaliter dan toleran. Karena negara Indonesia adalah negara yang plural.
Menurutnya, sebagai warga negara Indonesia, hendaknya selalu merasa memiliki dan cinta terhadap tanah air dan harus menjaga tanah air dengan persatuan dan kesatuan agar tidak mudah dipecah belah.
“Oleh karenanya mari kita tumbuhkan rasa handarbeni terhadap bangsa dan negara Indonesia. Jaga persatuan sehingga tidak mudah terpecah belah,” pinta Habib Luthfi
“Mampu kah kita getok tular untuk regenerasi yang akan datang, dalam silaturahmi dan bersambung, dari mulai Bupati, Pak Camat, Pak Camat bisa menyambung sampai ke Kepala Desa, walau bentuknya forum kecil-kecil dalam inti yang sama, kita menggalang tali silaturahmi kebinakaan untuk kesatuan dan persatuan dengan pertanyaan yang besar, Siapa lagi kalau bukan kita?”ungkap anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI ini.
Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto menyatakan bahwa memahami keberagaman yang ada bisa dilakukan melalui sikap egaliter dan toleran. Karena negara Indonesia adalah negara yang plural.
Lihat Juga :