Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda hingga 26 Februari, 6 Wilayah Siaga Hujan Lebat
Minggu, 22 Februari 2026 - 06:31 WIB
6. Papua Pegunungan
Pada periode 23 – 26 Februari 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan merata di hampir seluruh provinsi, mulai dari Aceh, seluruh Pulau Sumatera, Jawa (Banten, Jabar, Jateng), seluruh Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga sebagian besar wilayah Papua.
Selain hujan, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Sumatera Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
Mengingat cuaca ekstrem ini bertepatan dengan awal masa ibadah Ramadan 1447 H, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
"Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau saluran resmi media sosial BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama bagi warga yang berada di wilayah dengan status Siaga," imbau BMKG.
Potensi Hujan Sedang-Lebat dan Angin Kencang
Pada periode 23 – 26 Februari 2026, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan merata di hampir seluruh provinsi, mulai dari Aceh, seluruh Pulau Sumatera, Jawa (Banten, Jabar, Jateng), seluruh Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga sebagian besar wilayah Papua.
Selain hujan, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi angin kencang di wilayah Sumatera Barat, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTB, NTT, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, dan Papua Barat.
Mengingat cuaca ekstrem ini bertepatan dengan awal masa ibadah Ramadan 1447 H, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
"Masyarakat disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca melalui aplikasi Info BMKG atau saluran resmi media sosial BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan, terutama bagi warga yang berada di wilayah dengan status Siaga," imbau BMKG.
(zik)
Lihat Juga :