Peduli Pendidikan, Wilmar Sediakan Sekolah Berkualitas di Perkebunan Sawit

Kamis, 08 Januari 2026 - 21:00 WIB
Saat ini, Yayasan Bina Bangsa mengelola 20 sekolah di Kalteng, yaitu 8 Taman Kanak-Kanak (TK), 6 Sekolah Dasar (SD), 3 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 3 Sekolah Menengah Atas (SMA). Sedangkan total jumlah siswa mencapai 6.004 anak dan 289 guru. Sekolah tersebut dioperasikan di tiga lokasi yang berbeda. “Sekolah ini konsepnya free. Siswa hanya membayar untuk seragam,”ujarnya.

Wahyuni mengatakan, selain anak karyawan, Sekolah Bina Bangsa juga memberikan akses bagi masyarakat untuk bersekolah. Saat ini ada 380 anak desa binaan yang bersekolah di Bina Bangsa. Baca juga: Penataan Kawasan Hutan Dinilai Kunci Tata Kelola Industri Sawit ke Depan

Salah satu upaya menyiapkan generasi yang baik adalah memupuk minat dan bakat siswa yang dilakukan melalui berbagai pelajaran seni tari, musik, berkebun, drum band, dan teknologi informasi. Hal itulah yang mendorong siswa menorehkan prestasi baik di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional.

Wahyuni menambahkan, karena prestasinya, sekolah Bina Bangsa telah ditetapkan sebagai sekolah penggerak, yang merupakan program pemerintah untuk mengakselerasi sekolah untuk bergerak satu hingga dua tahap agar lebih maju. “Program kami diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam menyiapkan generasi unggul,” tandasnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!