Anggarkan Rp5 Triliun, LRT Jakarta Targetkan Velodrome-Manggarai Beroperasi 2026

Rabu, 26 November 2025 - 18:47 WIB
Selain mengandalkan dari tapping penumpang, Roberto berupaya menambah pemasukan perusahaan dari berbagai sektor, mulai dari menyewakan lahan hingga memasang iklan di setiap gerbong kereta. “Kita sedang terus dorong agar pemanfaatan aset-aset, antara lain lewat iklan, itu bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Karenanya, adanya perpanjangan rute ini, Roberto berharap animo masyarakat menggunakan mode transportasi yang sebelumnya hanya ke velodrome dari kelapa gading meningkat.

Baca juga: Bayar Tiket LRT Kini Makin Cepat Pakai QRIS Tap, Sudah Coba?

Artinya, peningkatan ini akan menambah pemasukan LRT dari iklan pada gerbong serta aset-aset lainnya yang kini tengah dimaksimalkan. “Salah satunya kami juga tengah menyewakan lahan yang nantinya akan menjadi lapangan padel dengan standar internasional,” terangnya.

Saat ini, Roberto mengakui, penumpang LRT Jakarta saat ini masih di bawah kata ideal, dengan keterisian 9% atau 3.579 orang per harinya. Padahal dengan dua rangkaian kereta, jumlah penumpang yang terangkut pun bisa 270 orang sekali jalan. Sekalipun rendah, namun jumlah itu di atas target harian yang ditetapkan oleh Dishub DKI Jakarta.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!