Kabupaten Gorontalo Maksimalkan Target Zero Desa Tertinggal
Selasa, 15 September 2020 - 11:20 WIB
Seadngkan menghadapi COVID-19, Pemkab Gorontalo melakukan pemberdayaan terutama di bidang kesehatan kurang lebih 60 persen.
“Jadi, kapasitas dana desa untuk kesehatan 60 persen, karena ini menjadi kebutuhan pada pandemi sekarang ini. Selain ada penanggulangan kemiskinan, pendidikan dan peningkatan kapasitas termasuk bumdes di dalamnya,” tuturnya. (Baca juga: Kelompok Bersenjata Tembak 2 Warga Pendatang di Sugapa Papua)
Terkait embung desa, Nelson menyampaikan, daerahnya berada di kawasan Danau Limboto seluas lebih kurang 3.000 hektare (Ha). (Baca juga: Balon Bupati Teluk Bintuni Papua Barat Dilaporkan Istri Pertamanya Ke KPUD)
“Tadinya 50 tahun lalu seluas 7.000 ha, sekarang 3.000 Ha. Kami sudah melakukan revitalisasi melalui dana pusat dan potensinya sektor perikanan, wisata bahkan hortikultura. Salah satu yang kita kembangkan hari ini adalah embung desa atas bantuan pemerintah pusat,” tukasnya.
“Jadi, kapasitas dana desa untuk kesehatan 60 persen, karena ini menjadi kebutuhan pada pandemi sekarang ini. Selain ada penanggulangan kemiskinan, pendidikan dan peningkatan kapasitas termasuk bumdes di dalamnya,” tuturnya. (Baca juga: Kelompok Bersenjata Tembak 2 Warga Pendatang di Sugapa Papua)
Terkait embung desa, Nelson menyampaikan, daerahnya berada di kawasan Danau Limboto seluas lebih kurang 3.000 hektare (Ha). (Baca juga: Balon Bupati Teluk Bintuni Papua Barat Dilaporkan Istri Pertamanya Ke KPUD)
“Tadinya 50 tahun lalu seluas 7.000 ha, sekarang 3.000 Ha. Kami sudah melakukan revitalisasi melalui dana pusat dan potensinya sektor perikanan, wisata bahkan hortikultura. Salah satu yang kita kembangkan hari ini adalah embung desa atas bantuan pemerintah pusat,” tukasnya.
(boy)
Lihat Juga :