Arah Baru Kesehatan Kalsel: Fokus Berkeadilan dan Berkelanjutan di Musrenbang 2025
Selasa, 11 November 2025 - 19:29 WIB
Musrenbangkesda 2025 ini juga menjadi momentum penting dalam penyelarasan arah kebijakan daerah dengan Transformasi Kesehatan Nasional, yang memiliki enam pilar utama. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk melaksanakan transformasi tersebut secara berkesinambungan, sebagaimana tertuang dalam RPJMD dan Renstra Dinas Kesehatan Provinsi 2025–2029.
Melalui forum ini, Gubernur berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi demi terwujudnya layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
“Makna harmoni dalam tema ‘Harmoni Banua dalam Pembangunan Kesehatan yang Merata dan Berkelanjutan’ adalah bagaimana seluruh unsur — pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan mitra pembangunan — bergerak seirama, saling menguatkan, dan bekerja dengan satu irama tujuan,” jelasnya .
“Pembangunan kesehatan bukan hanya tentang angka dan laporan, tetapi tentang kehadiran nyata yang dirasakan masyarakat — tentang setiap anak yang tumbuh sehat, setiap ibu yang melahirkan dengan selamat, dan setiap warga dari hulu sungai hingga pesisir yang mendapat hak hidup sehat dan sejahtera,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, kegiatan juga dirangkai dengan Peresmian Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang kini resmi ditetapkan sebagai Laboratorium Rujukan Skrining Bayi Baru Lahir di seluruh kabupaten/kota, berdasarkan SK Penetapan No. HK.02.02/B2876/2025 dari Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas.
Melalui forum ini, Gubernur berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi demi terwujudnya layanan kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat.
“Makna harmoni dalam tema ‘Harmoni Banua dalam Pembangunan Kesehatan yang Merata dan Berkelanjutan’ adalah bagaimana seluruh unsur — pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan mitra pembangunan — bergerak seirama, saling menguatkan, dan bekerja dengan satu irama tujuan,” jelasnya .
“Pembangunan kesehatan bukan hanya tentang angka dan laporan, tetapi tentang kehadiran nyata yang dirasakan masyarakat — tentang setiap anak yang tumbuh sehat, setiap ibu yang melahirkan dengan selamat, dan setiap warga dari hulu sungai hingga pesisir yang mendapat hak hidup sehat dan sejahtera,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, kegiatan juga dirangkai dengan Peresmian Laboratorium Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan yang kini resmi ditetapkan sebagai Laboratorium Rujukan Skrining Bayi Baru Lahir di seluruh kabupaten/kota, berdasarkan SK Penetapan No. HK.02.02/B2876/2025 dari Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas.
Lihat Juga :