BMKG: Gempa M5,7 di Waropen Papua Akibat Aktivitas Sesar Aktif
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 10:18 WIB
BMKG menyebut gempa kekuatan M5,7 mengguncang Wapoga, Waropen, Papua, tidak berpotensi tsunami. Foto/SIndoNews
JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa kekuatan M5,7 mengguncang Wapoga, Waropen, Papua, pagi tadi Jumat (3/10/2025) pukul 05.45.08 WIB. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,98° LS ; 136,34° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Wapoga, Waropen, Papua pada kedalaman 16 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di darat," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.
Baca juga: Gempa M5,7 Guncang Waropen Papua
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike-slip).
Gempabumi ini dirasakan di Kota Nabire dengan skala intensitas IV-V MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, diluar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi), Enarotali III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu).
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2,98° LS ; 136,34° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Wapoga, Waropen, Papua pada kedalaman 16 km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di darat," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.
Baca juga: Gempa M5,7 Guncang Waropen Papua
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar mendatar (strike-slip).
Gempabumi ini dirasakan di Kota Nabire dengan skala intensitas IV-V MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, diluar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela atau pintu berderik dan dinding berbunyi), Enarotali III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu).
Lihat Juga :