Kisah Utang Budi Raja Majapahit hingga Munculnya Sumpah Gajah Mada

Kamis, 02 Oktober 2025 - 07:26 WIB
Program politik Gajah Mada, pada hakikatnya adalah kelanjutan gagasan nusantara Raja Kertanegara. Lebih tepat disebut sebagai Gagasan Nusantara II. Dimana itu berisi usaha menundukkan pulau-pulau dan negara-negara seberang, seperti yang termuat dalam sumpah Gajah Mada, yang terkenal dengan Sumpah Pallapa.

Baca juga: Kekuasaan Kerajaan Majapahit Terbelah Dua Sebelum Sumpah Palapa Gajah Mada

Negara-negara yang akan ditundukkan itu adalah negara-negara seberang yang pernah ditundukkan di masa pemerintahan Kerajaan Singasari. Namun keruntuhan Singasari dan kerusuhan dalam negeri membuat negara-negara ini bebas kembali.

Demikianlah Gajah Mada mencoba ingin mengulang kisah sukses Singasari kendati mendapat ledekan dari pejabat tinggi Majapahit, termasuk Aria Tadah yang sebelumnya menjabat sebagai patih amangku bumi. Tapi Gajah Mada tetaplah Gajah Mada, ia terus berusaha merealisasikan mimpinya menundukkan nusantara.

Langkah pertama untuk menyingkirkan orang-orang di pemerintahan yang tak satu visi misi dengannya. Alhasil dari sana terjadi perubahan susunan kabinet di awal pemerintahan Gajah Mada. Pengangkatan Gajah Mada sebagai Patih Amangkubhumi sendiri terjadi pada tahun Saka 1268 atau tahun 1246 Masehi.

Konon setelah itu, dikisahkan pada kitab Negarakertagama, Bali menjadi daerah pertama yang diinvasi serangan Majapahit. Serangan ini tercatat terjadi pada tahun Saka 1265.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!