Pengamen Probolinggo, Slamet dan Ibunya Menabung 10 Tahun untuk Berangkat Haji
Sabtu, 12 September 2020 - 12:06 WIB
Alwi menambahkan, pihaknya melakukan perbaikan rumah mulai dapur, kamar mandi dan juga atap depan rumahnya yang akan dilakukan secara gotong royong bersama dengan tim dinsos, dan Tagana.
Tak hanya mendapatkan perbaikan rumah, keluarga ini juga mendapatkan bantuan sembako, dan peralatan dapur dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). BACA JUGA : Tolak Calon Tunggal Pilkada, Massa ARAB Demo DPRD Raja Ampat
Sementara itu, Slamet menuturkan dengan adanya bantuan perbaikan rumah dan bantuan sembako serta bantuan alat dapur yang diberi kepada dirinya dia mengaku senang. "Terimakasih atas bantuan yang diberikan ini," ujar Slamet.
Ibu Slamet, Atminah juga mengaku kalau dirinya memang hidup berdua dengan Slamet. Untuk menghidupi keluarga, Slamet selalu ngamen setiap hari, dan bersyukur sudah didaftarkan haji putranya dari hasil menabungnya selama 10 tahun.
"Anak saya bekerja mengamen karena dia sudah tidak sekolah sejak kecil dan kurang pandai baca tulis, namun tidak apa kerja ngamen yang terpenting barakah dan untuk bertahan hidup," ujarnya.
Tak hanya mendapatkan perbaikan rumah, keluarga ini juga mendapatkan bantuan sembako, dan peralatan dapur dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). BACA JUGA : Tolak Calon Tunggal Pilkada, Massa ARAB Demo DPRD Raja Ampat
Sementara itu, Slamet menuturkan dengan adanya bantuan perbaikan rumah dan bantuan sembako serta bantuan alat dapur yang diberi kepada dirinya dia mengaku senang. "Terimakasih atas bantuan yang diberikan ini," ujar Slamet.
Ibu Slamet, Atminah juga mengaku kalau dirinya memang hidup berdua dengan Slamet. Untuk menghidupi keluarga, Slamet selalu ngamen setiap hari, dan bersyukur sudah didaftarkan haji putranya dari hasil menabungnya selama 10 tahun.
"Anak saya bekerja mengamen karena dia sudah tidak sekolah sejak kecil dan kurang pandai baca tulis, namun tidak apa kerja ngamen yang terpenting barakah dan untuk bertahan hidup," ujarnya.
(zai)
Lihat Juga :