Kacab Bank Sempat Mau Dibawa ke Safe House, tapi Batal

Selasa, 16 September 2025 - 18:36 WIB
Kenapa tidak jadi datang tim penjemput? Sebenarnya tim penjemput itu tidak ada. Yang ada itu adalah tim IT yang disiapkan oleh K alias C. Justru tim penjemput ini adalah N dan JP. Yang mana seharusnya N dan JP bawa korban ke posko. Setelah di posko, korban dipaksa," imbuhnya.

"Seandainya korban mau, baru nanti tim IT yang disiapkan oleh K alias C akan datang sama-sama membawa korban ke bank. Nanti akan dieksekusi rekening dormant tersebut di bank kantornya si korban bekerja," jelas dia.

Sebagai informasi, MIP ditemukan tewas di Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8/2025). Korban tewas setelah diculik para pelaku setelah selesai melaksanakan meeting bersama rekan kerjanya di supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025).

Sebelum ditemukan tewas di kawasan Bekasi, Kepala cabang sebuah bank di kawasan Cempaka Putih inisial MIP diduga diculik dahulu di parkiran pusat perbelanjaan di Ciracas, Jakarta Timur. Pasalnya, terdapat rekaman CCTV di lokasi dugaan penculikan korban yang menggambarkan peristiwa penculikan korban.

Dalam rekaman CCTV berdurasi 38 detik itu, korban disekap sejumlah orang. Dia lantas dimasukan ke dalam sebuah mobil berwarna putih. Korban tampak hendak masuk ke dalam mobil berwarna hitam miliknya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!