Kisah Raja Hayam Wuruk Satukan Tiga Aliran Agama Berbeda di Majapahit

Sabtu, 13 September 2025 - 06:06 WIB
Sebagaimana dituliskan Prof. Slamet Muljana pada bukunya "Tafsir Sejarah Nagarakretagama" upacara inisiasi ini dilakukan bagi golongan brahmana pada umur 12 tahun. Hanya ketiga golongan inilah yang dikatakan lahir dua kali.

Sementara golongan sudra hanya lahir satu kali, namun kemudian istilah dwija vitu hanya semata-mata diperuntukkan bagi golongan pendeta saja, yakni kaum brahmana.

Dari pemberitaan di Nagarakretagama inilah dapat diambil kesimpulan bahwa di Majapahit pada abad 14 ada empat golongan pendeta. Keempatnya yakni Siwa, Brahma, Wisnu, dan Buddha. Jadi terdapat empat aliran agama, yakni Siwa, Brahma, Wisnu, dan Buddha.

Baca juga: Kisah Syekh Jumadil Kubro Sebarkan Agama Islam di Kerajaan Majapahit

Oleh karena jumlahnya terlalu kecil, aliran Brahma itu tidak dimasukkan dalam tripaksa. Demikianlah tripaksa itu mencakup tiga aliran agama lainnya, yang besar jumlah pengikutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!