Pemprov Jatim Minta Kabupaten-Kota Lengkapi Data Penerima Bansos Covid-19
Senin, 04 Mei 2020 - 11:27 WIB
Contoh, Sumenep sudah bisa mencapai 100 persen, padahal awalnya belum bisa karena ada data yang harus dikirim via email. Demikian pula untuk Tuban misalnya ada beberapa nama-nama yang tidak masuk ke sistem. Namun setelah komunikasi intensif maka nama-nama baru bisa diusulkan untuk mengisi kuota.
"Jadi memang meski data tersebut sudah dientry akan diverifikasi lagi lewat sistem Pusdatin. Dan jika tertolak bisa jadi karena NIK nya tidak valid, datanya ganda, atau sudah menerima bantuan lainnya," terang Emil.
Emil menambahkan, beberapa daerah memang menyampaikan bahwa mereka harus menunggu hasil verifikasi untuk memfinalkan usulannya. Terlebih bantuan tersebut berupa BLT yang tentunya harus diprioritaskan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
"Kita harapkan sekali lagi, bahwa proses ini akan bisa selesai dengan tuntas besok jam 12 malam. Kita usahakan semaksimal mungkin, syukur-syukur semua bisa tersubmit 100 persen," pungkasnya.
"Jadi memang meski data tersebut sudah dientry akan diverifikasi lagi lewat sistem Pusdatin. Dan jika tertolak bisa jadi karena NIK nya tidak valid, datanya ganda, atau sudah menerima bantuan lainnya," terang Emil.
Emil menambahkan, beberapa daerah memang menyampaikan bahwa mereka harus menunggu hasil verifikasi untuk memfinalkan usulannya. Terlebih bantuan tersebut berupa BLT yang tentunya harus diprioritaskan bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
"Kita harapkan sekali lagi, bahwa proses ini akan bisa selesai dengan tuntas besok jam 12 malam. Kita usahakan semaksimal mungkin, syukur-syukur semua bisa tersubmit 100 persen," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :