Pasukan Khusus Rusia Miliki Kendaraan Lapis Baja Anti-Ranjau
Senin, 04 Mei 2020 - 09:22 WIB
VPK-Ural, kendaraan lapis baja Rusia. FOTO/Russia Beyond The Headline
MOSKOW - VPK-Ural, kendaraan lapis baja terbaru ini akan mampu mengantarkan pasukan khusus Rusia ke garis depan. Kendaraan ini masih bisa melaju, bahkan setelah menghantam ranjau darat dengan daya ledak hingga setara 6,5 kilogram TNT.
Insinyur dari biro desain VPK, singkatan dari Voyenno-promyshlennaya kompaniya, yang berarti Perusahaan Industri Militer, Rusia telah menguji kendaraan lapis baja terbaru tersebut. Mobil ini dirancang untuk mengangkut spetsnaz atau pasukan khusus Rusia ke zona tempur paling berbahaya.
Meski pengujian baru saja dimulai, satu unit VPK-Ural telah dikirim ke salah satu negara untuk diuji dalam pertempuran. "Mobil itu sedang menjalani tes pendahuluan, tetapi kami telah menjual satu unit di luar negeri. Atas permintaan pelanggan, kami membuatnya sedikit lebih kecil, untuk memuat delapan awak," ujar CEO VPK, Aleksandr Krasovitsky, seperti dilansir Russia Beyond The Headline.
Akan tetapi, sang CEO tidak menjelaskan ke negara mana mobil itu dikirim. Dia yakin, pemesanan akan melonjak jika mobil itu tidak hanya lolos pengujian di tempat latihan, tetapi juga dalam operasi nyata di luar negeri. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan untuk pertama kalinya ke Rusia dan dunia setahun lalu, di pameran senjata Armiya-2019 di luar Moskow.
Insinyur dari biro desain VPK, singkatan dari Voyenno-promyshlennaya kompaniya, yang berarti Perusahaan Industri Militer, Rusia telah menguji kendaraan lapis baja terbaru tersebut. Mobil ini dirancang untuk mengangkut spetsnaz atau pasukan khusus Rusia ke zona tempur paling berbahaya.
Meski pengujian baru saja dimulai, satu unit VPK-Ural telah dikirim ke salah satu negara untuk diuji dalam pertempuran. "Mobil itu sedang menjalani tes pendahuluan, tetapi kami telah menjual satu unit di luar negeri. Atas permintaan pelanggan, kami membuatnya sedikit lebih kecil, untuk memuat delapan awak," ujar CEO VPK, Aleksandr Krasovitsky, seperti dilansir Russia Beyond The Headline.
Akan tetapi, sang CEO tidak menjelaskan ke negara mana mobil itu dikirim. Dia yakin, pemesanan akan melonjak jika mobil itu tidak hanya lolos pengujian di tempat latihan, tetapi juga dalam operasi nyata di luar negeri. Kendaraan ini pertama kali diperkenalkan untuk pertama kalinya ke Rusia dan dunia setahun lalu, di pameran senjata Armiya-2019 di luar Moskow.
Lihat Juga :