Pembagian Kuota Gratis di Lembang Dijegal, Wabup Hengki Meradang

Jum'at, 11 September 2020 - 13:51 WIB
"Saya sebenarnya gak mau suudzon (berprasangka buruk). Apa karena alasan politis, jadi dilarang? Harusnya liat dari kacamata objektif dong, bahwa ini untuk kepentingan pelajar. Jadi tolong jangan dipolitisasi, kasihan masyarakat," ujar dia.

Menurut Wabup, jika berkaca data Disdik KBB, angka pelajar tingkat SMP yang mengikuti pembelajaran daring cukup tinggi, yakni 81,34% atau 40.852 siswa. Mereka berasal dari 77 SMP negeri dan 111 SMP swasta.

Perinciannya, SMP negeri reguler 67, SMP negeri terbuka 10, SMP swasta kurikulum nasional 107, dan SMP swasta kurikulum internasional dalam satuan pendidikan kerja sama (SPK) 4 sekolah.

Dia meminta agar pihak sekolah atau guru tidak takut dengan ancaman atau intervensi yang tidak ada korelasinya. Semua harus open minded dan mau menerima keterbukaan demi kemajuan KBB. Jangan berpikiran kerdil demi keuntungan pribadi atau kelompok dengan mengorbankan masa depan generasi bangsa.

"Jangan melihat saya dari mana, tapi coba pikirkan anak-anak, adik-adik kita para pelajar yang dalam kondisi saat membutuhkan dukungan agar bisa belajar dengan lancar. Kabari saya jika memang mau bantuan kartu perdana dan kuota gratis, saya akan datang," tandas Wabup Bandung Barat.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!