DKI Kembali PSBB, Ketua MPR: Sudah Pasti Dipertimbangkan Matang, Kita Harus Patuh

Jum'at, 11 September 2020 - 03:10 WIB
Di sisi lain, Bamsoet juga mendorong agar produksi vaksin yang saat ini sedang dalam proses oleh PT Biofarma segera terwujud. Dengan begitu, kasus Covid-19 bisa segera ditekan. Karena itu, kata Bamsoet, jajaran Pimpinan MPR dalam waktu dekat, berencana berkunjung ke PT Biofarma untuk mendorong agar pendistribusian vaksin Covid-19 bisa segera dilakukan.

”Kami sepakat pimpinan MPR, kita sudah kontak Biofarma, kita ingin diskusi, kita ingin mendorong pendistribusian daripada vaksin Covid-19. Kita ingin memastikan hambatan apa yang mereka hadapi, kendala apa agar target kita akhir tahun ini, bahkan bisa lebih cepat, kita bisa melakukan vaksinasi bagi masyarakat kita,” tuturnya. (Baca juga: Baru Disuntik Vaksin Buatan China, Pulang dari Semarang Relawan Ini Positif Corona)

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta resmi menarik rem darurat PSBB transisi dan mengembalikan PSBB seperti pada masa sebelum transisi. Kondisi Pandemi Covid-19 di Jakarta saat ini dalam keadaan darurat.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, peningkatan kapasitas rumah sakit terus dilakukan seiring dengan penambahan jumlah tenaga medis dan keseluruhan pendukungnya. Namun, apabila tidak dibarengi dengan pengawasan ketat, tempat tidur akan penuh di minggu kedua Oktober mendatang dan masalah baru akan datang.

”Melihat angka kematian, keterpakain ruang isolasi dan rumah sakit khusus penanganan Covid-19, Corona di Jakarta dalam kondisi darurat. Kita terpaksa menarik rem darurat dan kembali ke PSBB seperti pada masa awal Pandemi,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/9/2020).
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!