Polres Priok Cek Pasar Muara Angke, Jaga Stok Sembako Aman dan Harga Stabil
Jum'at, 15 Agustus 2025 - 21:24 WIB
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengecek stok beras di PD Pasar Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (15/8/2025). Foto/Dok. SindoNews
JAKARTA - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengecek stok beras di PD Pasar Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat, (15/8/2025). Kegiatan ini untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga sembako , khususnya beras.
Pengecekan dipimpin Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin Kasatreskrim AKP I.G.N.P. Krisnha Narayana serta melibatkan jajaran dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kecamatan Penjaringan. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta menghindari terjadinya kelangkaan serta spekulasi khususnya harga beras di pasar. Baca juga: Beras Mahal dan Langka di Tengah Klaim Surplus 3,5 Juta Ton, Ombudsman: Sudah Genting
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan terhadap dua pelaku usaha yang memiliki gudang penyimpanan beras, yakni: Toko Dewi Sri, Total stok 425 kg dan Toko Abadi Jaya Yonnasir, Total stok: 4.400 kg
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah H Tobing menjelaskan dari hasil pemeriksaan menunjukkan stok beras yang dimiliki para pelaku usaha masih dalam batas wajar. Dinas PPKUKM menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi praktik penimbunan atau pelanggaran lainnya.
Pengecekan dipimpin Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok dipimpin Kasatreskrim AKP I.G.N.P. Krisnha Narayana serta melibatkan jajaran dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Kecamatan Penjaringan. Kegiatan ini sebagai tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam menjaga ketahanan pangan nasional serta menghindari terjadinya kelangkaan serta spekulasi khususnya harga beras di pasar. Baca juga: Beras Mahal dan Langka di Tengah Klaim Surplus 3,5 Juta Ton, Ombudsman: Sudah Genting
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pengecekan terhadap dua pelaku usaha yang memiliki gudang penyimpanan beras, yakni: Toko Dewi Sri, Total stok 425 kg dan Toko Abadi Jaya Yonnasir, Total stok: 4.400 kg
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Martuasah H Tobing menjelaskan dari hasil pemeriksaan menunjukkan stok beras yang dimiliki para pelaku usaha masih dalam batas wajar. Dinas PPKUKM menyatakan bahwa hingga saat ini belum ditemukan indikasi praktik penimbunan atau pelanggaran lainnya.
Lihat Juga :