Wakil Wali Kota Bogor Dukung Jakarta Terapkan PSBB Total
Kamis, 10 September 2020 - 10:20 WIB
“Kasus di Bogor karena asal muasal klaster keluarga di Bogor adalah dari aktivitas anggota keluarga yang bekerja atau bersumber dari klaster perkantoran. Selain itu, perjalanan dinas luar kota dengan menggunakan multi moda transportasi serta aktivitas sosial warga yang berada di Jakarta,” tambah Dedie A Rachim yang juga Wakil Wali Kota Bogor.
Terkait kebijakan Kota Bogor dalam penerapan PSBB lanjutan, Dedie A Rachim menyebut Kota Bogor dengan pembatasan sosial besar berskala mikro dan komunitas (PSMBK) bukan pelanggaran. Karena pembatasan ini memberi dampak pada meningkatnya kesadaran publik.
“Evaluasi PSBMK hari ini dan rencana besok batas waktu penerapan sehingga bisa diperpanjang atau diperketat,” tambah Dedie A Rachim. (Baca juga; Jakarta PSBB Lagi, Kegiatan Ekonomi Jabodetabek Bakal Amblas? )
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Senin 14 September 2020. Dalam keterangannya melalui saluran virtual, Rabu (9/9/2020) malam, Anis menyebut situasi wabah COVID-19 di Jakarta berada dalam kondisi darurat sehingga Pemprov Jakarta memutuskan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB total.
Terkait kebijakan Kota Bogor dalam penerapan PSBB lanjutan, Dedie A Rachim menyebut Kota Bogor dengan pembatasan sosial besar berskala mikro dan komunitas (PSMBK) bukan pelanggaran. Karena pembatasan ini memberi dampak pada meningkatnya kesadaran publik.
“Evaluasi PSBMK hari ini dan rencana besok batas waktu penerapan sehingga bisa diperpanjang atau diperketat,” tambah Dedie A Rachim. (Baca juga; Jakarta PSBB Lagi, Kegiatan Ekonomi Jabodetabek Bakal Amblas? )
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mulai Senin 14 September 2020. Dalam keterangannya melalui saluran virtual, Rabu (9/9/2020) malam, Anis menyebut situasi wabah COVID-19 di Jakarta berada dalam kondisi darurat sehingga Pemprov Jakarta memutuskan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB total.
(wib)
Lihat Juga :