Wakil Wali Kota Bogor Dukung Jakarta Terapkan PSBB Total
Kamis, 10 September 2020 - 10:20 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mendukung kebijakan Gubernur Anies Baswedan dalam menyikapi lonjakan kasus Corona Virus Disease (COVID-19). Foto/SINDOnews
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mendukung kebijakan Gubernur Anies Baswedan dalam menyikapi lonjakan kasus Corona Virus Disease (COVID-19) dengan penerapan kembali PSBB . Sebab, kasus baru positif COVID-19 di Kota Bogor dengan Jakarta ada kaitannya sebagai daerah penyangga.
Dedie A Rachim yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bogor menilai, dari sisi pencegahan makin massif COVID-19 di episentrum Jakarta memang harus dilakukan PSBB secara total. Bila berkaca dari kasus COVID-19 di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek), khususnya warga Kota Bogor penularan COVID-19 lebih banyak terpapar dari interaksi di Jakarta.
“Tentu, kalau kita ambil hikmahnya bila DKI Jakarta menerapkan PSBB kembali dan WFH adalah berkurangnya interaksi warga di spot-spot berisiko, khususnya perkantoran, angkutan umum, keramaian,” jelas Dedie A Rachim, Kamis (10/9/2020). (Baca juga; Anies: Jika PSBB Tidak Diperketat, Rumah Sakit Tidak Mampu Lagi Menampung Pasien Covid-19 )
Berdasarkan laporan Satgas COVID-19, Rabu 9 September 2020, total kasus positif COVID-19 di Kota Bogor sebanyak 798 orang. Dengan rincian 35 orang meninggal, selesai isolasi atau sembuh 479 orang, dan masih sakit 284 orang.
Dedie A Rachim yang juga Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Bogor menilai, dari sisi pencegahan makin massif COVID-19 di episentrum Jakarta memang harus dilakukan PSBB secara total. Bila berkaca dari kasus COVID-19 di Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek), khususnya warga Kota Bogor penularan COVID-19 lebih banyak terpapar dari interaksi di Jakarta.
“Tentu, kalau kita ambil hikmahnya bila DKI Jakarta menerapkan PSBB kembali dan WFH adalah berkurangnya interaksi warga di spot-spot berisiko, khususnya perkantoran, angkutan umum, keramaian,” jelas Dedie A Rachim, Kamis (10/9/2020). (Baca juga; Anies: Jika PSBB Tidak Diperketat, Rumah Sakit Tidak Mampu Lagi Menampung Pasien Covid-19 )
Berdasarkan laporan Satgas COVID-19, Rabu 9 September 2020, total kasus positif COVID-19 di Kota Bogor sebanyak 798 orang. Dengan rincian 35 orang meninggal, selesai isolasi atau sembuh 479 orang, dan masih sakit 284 orang.
Lihat Juga :