Hutan Lestari Sejahterakan Masyarakat Halmahera Barat

Sabtu, 26 Juli 2025 - 15:58 WIB
Manfaat juga dirasakan oleh Penggagas Wisata Arung Jeram Desa Naga di Kabupaten Halmahera Barat, Randi Adrie Bira. Berkat Proyek SSF ini dirinya dapat mengembangkan usaha jasa lingkungan di Kawasan Hutan Desa.

Sebab, hutan desa di Desa Naga, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terdapat Sungai Gaongo yang sangat potensial dijadikan area Wisata Arung Jeram.

“Terima kasih untuk program SFF, hutan lestari, masyarakat sejahtera,” ujarnya dengan semangat.

Sementara itu, Ketua KUPS Berkah Jaya, Desa Srikaton, Lampung Selatan, Maulin Choryatun mengatakan bahwa berkat Proyek SSF banyak produk hasil hutan bukan kayu yang dihasilkannya, antara lain keripik pisang, keripik singkong, wedang jahe instan, tiwul instan, dan makanan ringan lainnya.

“Alhamdulillah, kami terbantu banget dengan SSF, karena dulu kita mau memasarkan ke luar itu tidak pede karena kemasannya tidak menarik, tapi setelah ada pendampingan dari SSF kami menjadi pede untuk memasarkannya ke luar daerah kami,” ucapnya.

Ketua KTH Lanco Windu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Firdaus, mengatakan, Indonesia memiliki sejuta potensi dan tanah yang subur belum dimanfaatkan secara optimal.

Karena itu, dia melanjutkan, dirinya bersama masyarakat di pelosok yang dekat dengan pegunungan dan kaya dengan potensi air memanfaatkan tanah hutan untuk ditanami tanaman buah-buahan dan kemiri.

“Dengan adanya SSF ini kami bisa memanfaatkan lahan, untuk hutan tetap lestari dan masyarakat bisa sejahtera. Jadi ini menjadi salah satu ruang untuk masyarakat sekitar memenuhi kebutuhannya,” ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!