Legenda Kutukan Keris Mpu Gandring Tak Terbukti Renggut 7 Keturunan Ken Arok

Rabu, 09 Juli 2025 - 09:19 WIB
Pembunuhan dilakukan Anusapati yang menyuruh seseorang saat Raja Ken Arok tengah makan di ruang tamu rumah dinasnya.

Setelah membunuh Ken Arok, Anusapati berusaha melenyapkan barang bukti. Orang suruhan yang menghabisi Ken Arok juga dibunuh Anusapati. Pembunuhan ini semata-mata demi menghilangkan barang bukti agar tidak ketahuan dalang pembunuhan sang raja.

Setelah menikam Ken Arok justru Anusapati yang merupakan pelaku pembunuhan juga tewas. Anusapati tewas dibunuh Tohjaya, anak kandung Ken Arok hasil pernikahannya dengan Ken Umang.

Menariknya, Anusapati dihabisi dengan keris Mpu Gandring saat tengah menyabung ayam berdua. Saat itu, Anusapati statusnya masih menjadi raja menggantikan ayahnya Ken Arok.

Setelah kematian Anusapati, keris tersebut tidak lagi bertuah sebagaimana disebutkan dalam Kitab Pararaton. Tohjaya yang membunuh Anūşapati dikisahkan mati tertusuk tombak, bukan terkena tikaman keris Mpu Gandring. Dari sini disimpulkan kutukan membunuh 7 nyawa keturunan Ken Arok tidak terbukti.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!