Pramono Minta Kaji Ulang Car Free Night, Jangan Sampai Mengganggu Perekonomian

Minggu, 06 Juli 2025 - 13:02 WIB
Mantan Sekretaris Kabinet itu menyinggung masih banyak warga yang menjalankan aktivitas berupa acara keluarga hingga perkawinan. Dengan demikian, Car Free Night yang akan diberlakukan harus tidak mengganggu kegiatan itu.

"Karena car free day night itu harus di atas jam 10 malam. Sehingga dengan demikian kalau ada misalnya lah, ada keluarga yang mengadakan gathering, ada acara keluarga perkawinan, harus acaranya selesai baru car free day-nya (night) diadakan," ucap dia.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta batal menggelar uji coba kebijakan Car Free Night (CFN) saat momen Jakarta Muharram Festival yang semula dijadwalkan Sabtu, 5 Juli 2025. Awalnya uji coba CFN saat acara Jakarta Muharram Festival digelar di sepanjang Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Monas, Jakarta Pusat.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik Cyril Raoul Hakim mengatakan, pihaknya mendorong pelaksanaan peringatan yang fokus di tingkat komunitas bersama instansi kewilayahan DKI Jakarta. Ia turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas pembatalan tersebut.

"Kami memohon maaf kepada masyarakat. Setelah mempertimbangkan satu dan lain hal, Pemprov DKI memutuskan untuk mendorong peringatan di tingkat komunitas dan membatalkan Jakarta Muharram Festival 2025. Jadi yang batal konsep acaranya, bukan peringatan 1 Muharam,"ujarnya di Balai Kota Jakarta, pada Jumat (4/7/2025).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!