Kisah Pengangkatan Raja Mataram oleh Senopati dari Wangsit Berujung Malapetaka
Minggu, 29 Juni 2025 - 07:23 WIB
Sosoknya merupakan putra Panembahan Senopati dari istrinya bernama Retno Dumilah. Dari garis keturunan sebenarnya Pringgalaya juga masih terhitung cicit Raja Demak Sultan Trenggana. Tapi, janji pengangkatan Pringgalaya urung ditepati Senopati karena menerima wangsit.
Sebagaimana dikutip dari buku "Tuah Mataram : Dari Panembahan Senopati Hingga Amangkurat II," karya Peri Mardiyono, pengangkatan Hanyakrawati juga dilandasi bagaimana keberhasilannya menumpas pemberontakan yang dilakukan Adipati Pragola I yang merupakan pamannya sendiri. Namun, ketangguhan sebagai panglima perang tampaknya tidak tercermin saat menjadi raja.
Akibatnya selama pemerintahan Hanyakrawati terjadi beberapa intrik dan krisis akut di Mataram. Kenaikan takhta Hanyakrawati melahirkan sejumlah kekecewaan dari berbagai pihak.
Apalagi kepemimpinan Mas Jolang juga dianggap lemah, sehingga banyak suara-suara tidak puas yang berkumandang dari para petinggi Mataram. Gejolak pun melanda Mataram saat Hanyakrawati atau Raden Mas Jolang memimpin.
Berbagai pemberontakan di daerah kekuasan yang dilancarkan kian membuat Hanyakrawati tertekan di kursi kepemimpinannya. Para adipati di daerah ingin segera melepaskan diri dari kekuasaan Mataram.
Sebagaimana dikutip dari buku "Tuah Mataram : Dari Panembahan Senopati Hingga Amangkurat II," karya Peri Mardiyono, pengangkatan Hanyakrawati juga dilandasi bagaimana keberhasilannya menumpas pemberontakan yang dilakukan Adipati Pragola I yang merupakan pamannya sendiri. Namun, ketangguhan sebagai panglima perang tampaknya tidak tercermin saat menjadi raja.
Akibatnya selama pemerintahan Hanyakrawati terjadi beberapa intrik dan krisis akut di Mataram. Kenaikan takhta Hanyakrawati melahirkan sejumlah kekecewaan dari berbagai pihak.
Apalagi kepemimpinan Mas Jolang juga dianggap lemah, sehingga banyak suara-suara tidak puas yang berkumandang dari para petinggi Mataram. Gejolak pun melanda Mataram saat Hanyakrawati atau Raden Mas Jolang memimpin.
Berbagai pemberontakan di daerah kekuasan yang dilancarkan kian membuat Hanyakrawati tertekan di kursi kepemimpinannya. Para adipati di daerah ingin segera melepaskan diri dari kekuasaan Mataram.
Lihat Juga :