Temanggung Krisis Penjualan Tembakau, DPR Tuding Rokok Ilegal China Biang Kerok

Jum'at, 20 Juni 2025 - 16:58 WIB
Pemkab Temanggung juga telah melakukan pendekatan langsung ke sejumlah perusahaan rokok, termasuk berupaya menggelar pertemuan dengan manajemen Gudang Garam di Kediri pada 10 Juni lalu. Harapannya, ada solusi agar tembakau Temanggung tetap diserap pasar.

Agus menyebut salah satu penyebab utama merosotnya penyerapan tembakau adalah kebijakan kenaikan cukai rokok yang berimbas turunnya daya beli masyarakat serta meningkatnya peredaran rokok ilegal. “Rokok ilegal makin menjamur. Negara kehilangan pendapatan cukai, petani kehilangan pasar, dan buruh pabrik jadi resah,” ujarnya.

Produksi tembakau dari Temanggung sendiri mencapai sekitar 11 .000 ton setiap tahun, ditambah pasokan dari wilayah sekitar seperti Wonosobo, Kendal, Magelang, dan Boyolali, dengan total produksi lebih dari 20.000 ton.

“Kami butuh perhatian serius dari pemerintah pusat. Jangan sampai nasib petani dan buruh tembakau dikorbankan karena kebijakan yang tidak mempertimbangkan kondisi di lapangan,” tuturnya.

Anggota DPR Sofwan Dedy Ardyanto mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi industri hasil tembakau yang kian terjepit. Ia menyebut kebijakan kenaikan cukai selama beberapa tahun terakhir telah menekan industri rokok legal hingga ke titik kritis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!