DKI Dapat Tambahan 1.175 Tenaga Medis, Anies Kenang Kisah Tjipto Mangunkusumo
Selasa, 08 September 2020 - 17:01 WIB
Anies lalu menceritakan kisah dokter Tjipto Mangunkusumo yang turun langsung mengentaskan wabah PES di Malang pada 1911. Ketika orang lain menjauhi wabah, tapi Tjipto memutuskan untuk berangkat ke tempat penuh risiko tersebut. Nama Tjipto kemudian diabadikan menjadi nama rumah sakit di Jakarta dan dikenal sebagai salah satu pahlawan nasional. (Baca juga: Jejak Perjuangan Cipto Mangunkusumo)
"Itulah yang saya sebutkan tadi, mengapa Anda meneruskan tradisi pejuang. Dan ibu kita masih terus melahirkan pejuang, Tjipto-Tjipto baru saat ini bermunculan pada saat kita menghadapi wabah sebagaimana pada waktu itu kita menghadapi wabah," kata Anies.
"Semoga Allah SWT selalu membimbing teman-teman semua dalam menjalankan amanat yang mulia ini. Semoga kesehatan selalu berada pada teman-teman semua. Dan insya Allah apa yang dikerjakan selalu didekatkan dengan ikhlas dan selalu mendapatkan ridha dari Allah SWT Selamat bertugas. Selamat berkarya, jaga keselamatan," pungkasnya.
Adapun bantuan tenaga medis yang baru tersebut terdiri atas dokter spesialis paru 2 orang, dokter spesialis penyakit dalam 1 orang, dokter spesialis anestesi 1 orang, dokter spesialis anak 1 orang, dokter spesialis Obgyn 3 orang, dokter umum 140 orang.
Kemudian, perawat 740 orang, perawat IPCN 4 orang, bidan 12 orang, radiografer 14 orang, pranata laboratorium 118 orang, penyuluh kesehatan 89 orang, dan surveilans 49 orang.
"Itulah yang saya sebutkan tadi, mengapa Anda meneruskan tradisi pejuang. Dan ibu kita masih terus melahirkan pejuang, Tjipto-Tjipto baru saat ini bermunculan pada saat kita menghadapi wabah sebagaimana pada waktu itu kita menghadapi wabah," kata Anies.
"Semoga Allah SWT selalu membimbing teman-teman semua dalam menjalankan amanat yang mulia ini. Semoga kesehatan selalu berada pada teman-teman semua. Dan insya Allah apa yang dikerjakan selalu didekatkan dengan ikhlas dan selalu mendapatkan ridha dari Allah SWT Selamat bertugas. Selamat berkarya, jaga keselamatan," pungkasnya.
Adapun bantuan tenaga medis yang baru tersebut terdiri atas dokter spesialis paru 2 orang, dokter spesialis penyakit dalam 1 orang, dokter spesialis anestesi 1 orang, dokter spesialis anak 1 orang, dokter spesialis Obgyn 3 orang, dokter umum 140 orang.
Kemudian, perawat 740 orang, perawat IPCN 4 orang, bidan 12 orang, radiografer 14 orang, pranata laboratorium 118 orang, penyuluh kesehatan 89 orang, dan surveilans 49 orang.
(thm)
Lihat Juga :