Peringati HUT ke-65, Pengurus SOKSI Ziarah ke Makam Suhardiman di Bogor

Rabu, 21 Mei 2025 - 06:58 WIB
“Kita berharap kader-kader SOKSI dari berbagai konsentrasi dapat terus mewarisi semangat perjuangan beliau,” tambahnya.

Perlu diketahui, Letjen (Purn) Suhardiman mendirikan SOKSI pada 1960-an sebagai upaya membendung pengaruh komunisme. Namun, perannya jauh melampaui itu. Suhardiman membentuk SOKSI menjadi ekosistem pengkaderan pemimpin bangsa berdasarkan prinsip kekaryaan.

SOKSI kemudian menjadi salah satu pilar kelahiran Partai Golkar. Meski tidak selalu tampil di panggung kekuasaan, Suhardiman tetap menjadi rujukan pemikiran politik nasional. Bahkan pada saat-saat penting, seperti menjelang Pemilu Presiden 2014, pemimpin nasional seperti mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) pernah berdiskusi langsung dengan Suhardiman.

Salah satu gagasan utama Suhardiman adalah tentang trisula politik—kekuasaan, hukum, dan demokrasi—yang menurutnya harus berjalan seimbang untuk menjaga arah pembangunan bangsa.

Suhardiman juga mengkritisi Reformasi 1998 dan menyerukan perlunya “Reformasi Jilid Dua” untuk menyempurnakan arah perubahan bangsa.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!