Ratusan Siswa di Bogor Keracunan MBG, BGN: Hasil Lab Makanan Terkontaminasi Bakteri
Rabu, 14 Mei 2025 - 11:35 WIB
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengatakan, hasil lab menunjukkan makanan terkontaminasi bakteri jadi penyebab ratusan siswa di Bogor keracunan. Foto/SindoNews
BOGOR - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab ratusan siswa di Kota Bogor keracunan usai menyantap program Makan Bergizi Gratis (MBG) . Ternyata, makanan itu telah terkontaminasi bakteri.
"Kami sudah cek bahwa penyebabnya, ini sudah keluar dari lab bahwa ada istilahnya kontaminasi Salmonella dan E.coli ya, dari bakteri," kata Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, di Kantor Ombudsman, Rabu (14/5/2025).
Bakteri-bakteri itu menurutnya datang dari bahan baku makanan seperti telur dan sayuran. Dadan menyebut makanan itu tidak dicurigai terkontaminasi saat pertama kali disajikan.
"(terkontaminasi) Itu dari air, ada di bahan baku, telur dan juga ada di sayuran. Saya bertanya juga kepada korbannya bahwa tidak ada hal yang mencurigakan terkait hal itu (makanan terkontaminasi)," ujar Dadan.
Baca juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Kota Bogor, Korban Tembus 214 Orang
Merespon hal ini, BGN menurutnya akan memperpendek waktu penyajian makanan hingga bisa dikonsumsi oleh penerima manfaat. Artinya, makanan yang disajikan harus lebih cepat dikonsumsi.
"Kami sudah cek bahwa penyebabnya, ini sudah keluar dari lab bahwa ada istilahnya kontaminasi Salmonella dan E.coli ya, dari bakteri," kata Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, di Kantor Ombudsman, Rabu (14/5/2025).
Bakteri-bakteri itu menurutnya datang dari bahan baku makanan seperti telur dan sayuran. Dadan menyebut makanan itu tidak dicurigai terkontaminasi saat pertama kali disajikan.
"(terkontaminasi) Itu dari air, ada di bahan baku, telur dan juga ada di sayuran. Saya bertanya juga kepada korbannya bahwa tidak ada hal yang mencurigakan terkait hal itu (makanan terkontaminasi)," ujar Dadan.
Baca juga: Kasus Dugaan Keracunan MBG di Kota Bogor, Korban Tembus 214 Orang
Merespon hal ini, BGN menurutnya akan memperpendek waktu penyajian makanan hingga bisa dikonsumsi oleh penerima manfaat. Artinya, makanan yang disajikan harus lebih cepat dikonsumsi.
Lihat Juga :