Kasus Dugaan Keracunan MBG di Kota Bogor, Korban Tembus 214 Orang
Minggu, 11 Mei 2025 - 14:45 WIB
loading...
Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan sidak ke dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Bosowa Bina Insani, Kota Bogor buntut adanya keracunan massal. Foto/Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat penambahan korban kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bosowa Bina Insani, Kota Bogor, Jawa Barat. Tercatat jumlah korban saat ini mencapai 214 orang.
"Kami sampaikan update penambahan kasus berdasarkan kegiatan PE di tanggal 10 Mei 2025. Korban yang terdata (penambahan) sebanyak 4 orang, sehingga total korban menjadi 214 orang," kata Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno, Minggu (11/5/2025).
Baca juga: Duh! 342 Siswa SMPN 35 Bandung Diduga Keracunan Makanan MBG Basi
Adapun rinciannya secara kumulatif terhitung mulai tanggal 7-10 Mei 2025 yakni 40 orang menjalani rawat inap, 45 orang menjalani rawat jalan, dan 129 orang lainnya mengalami keluhan ringan.
Untuk sebarannya, 40 korban yang masih menjalani rawat inap yaitu berada di RS Hermina 11 orang, RS Azra 4 orang, RS Islam 8 orang, RS EMC 2 orang, RS Graha Medika 2 orang, RS Juliana 2 orang, RS Mayapada 5 orang, RS Salak 2 orang, RS Siloam 1 orang dan RSUD Kota Bogor 3 orang.
"Yang masih berada di rumah sakit sebagai pasien rawat inap sebanyak 34 orang," jelasnya.
"Kami sampaikan update penambahan kasus berdasarkan kegiatan PE di tanggal 10 Mei 2025. Korban yang terdata (penambahan) sebanyak 4 orang, sehingga total korban menjadi 214 orang," kata Kadinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno, Minggu (11/5/2025).
Baca juga: Duh! 342 Siswa SMPN 35 Bandung Diduga Keracunan Makanan MBG Basi
Adapun rinciannya secara kumulatif terhitung mulai tanggal 7-10 Mei 2025 yakni 40 orang menjalani rawat inap, 45 orang menjalani rawat jalan, dan 129 orang lainnya mengalami keluhan ringan.
Untuk sebarannya, 40 korban yang masih menjalani rawat inap yaitu berada di RS Hermina 11 orang, RS Azra 4 orang, RS Islam 8 orang, RS EMC 2 orang, RS Graha Medika 2 orang, RS Juliana 2 orang, RS Mayapada 5 orang, RS Salak 2 orang, RS Siloam 1 orang dan RSUD Kota Bogor 3 orang.
"Yang masih berada di rumah sakit sebagai pasien rawat inap sebanyak 34 orang," jelasnya.
Lihat Juga :