Satu Nelayan Trenggalek Hilang Ditelan Ombak Pantai Blado
Senin, 07 September 2020 - 09:21 WIB
"Tim SAR gabungan mengerahkan dua SRU air untuk mencari keberadaan korban di dua area. SRU air pertama melakukan pencarian di area seluas 5 mil laut. SRU air kedua melakukan pencarian di area seluas 1,32 mil laut," kata Yoni melalui siaran pers, Senin (7/9/2020).
Saat yang bersamaan, satu regu tim SAR gabungan melakukan penyisiran darat pesisir Pantai Blado hingga ke Pantai Ngadipuro.
Menurut data BMKG, kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian, kecepatan angin berkisar diantara 10 - 15 knots dan ketinggian gelombang yang bervariasi antara 2,5-4 meter.
Adapun peralatan SAR yang digunakan dalam proses pencarian korban, yaitu perahu karet, perahu nelayan, peralatan water rescue, Alat Pelindung Diri (APD), jaket pelampung, booties, baju hazmat, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan sejumlah peralatan pendukung lain.
Saat yang bersamaan, satu regu tim SAR gabungan melakukan penyisiran darat pesisir Pantai Blado hingga ke Pantai Ngadipuro.
Menurut data BMKG, kondisi cuaca di sekitar lokasi pencarian, kecepatan angin berkisar diantara 10 - 15 knots dan ketinggian gelombang yang bervariasi antara 2,5-4 meter.
Adapun peralatan SAR yang digunakan dalam proses pencarian korban, yaitu perahu karet, perahu nelayan, peralatan water rescue, Alat Pelindung Diri (APD), jaket pelampung, booties, baju hazmat, peralatan komunikasi, peralatan medis, dan sejumlah peralatan pendukung lain.
(awd)
Lihat Juga :