Idris Siap Head to Head dengan Pradi di Pilkada Depok
Minggu, 06 September 2020 - 20:34 WIB
Dia mengaku sangat siap dengan segala kondisi. Menurutnya, kalau ada paslon yang tidak siap itu maka secara aturannya menjadi pidana. “Ya kalau sudah didaftar kalau sudah ditentukan, kalau ada paslon yang tidak siap itu aturannya menjadi pidana. Jadi aturannya kita harus siap. Secara teknis soal penyelenggaraan kampanye itu nanti ada Bimtek dari KPU Depok,” tegasnya.
Walau hanya didukung empat partai namun Idris tidak kecil hati. Dia berpandangan bahwa pemilih saat ini sudah paham arti demokrasi. Sehingga pemillih akan lebih dewasa lagi menilai dan tidak sekedar memilih karena banyaknya partai politik saja. “Saya rasa demokrasi di Indonesia yang usia republik ini sudah cukup dewasa 75 tahun, masyarakat warga kita itu akan lebih dewasa lagi menilai. Bahwa mereka memilih bukan banyaknya partai politik, tetapi bagaimana kerja-kerja para pemimpin selama ini terhadap pembangunan di daerahnya,” tukasnya.
Idris menuturkan, bahwa pihaknya akan mengedepankan politik santun dan kebersamaan. Pihaknya tidak mengganggap kubu lain sebagai lawan apalagi musuh. “Harapan kita dan kita sudah bertekad dari partai koalisi, kita akan kedepankan politik yang santun, politik dalam kebersamaan. Kita tidak pernah menganggap itu sebagai lawan apalagi musuh, tetapi mereka adalah warga masyarakat dan sahabat di Kota Depok yang pada saat ini kebetulan mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi. Harapan kami ini juga bisa dilakukan teman-teman yang pada saat ini melakukan pilkada tahun ini,” pungkasnya.
Walau hanya didukung empat partai namun Idris tidak kecil hati. Dia berpandangan bahwa pemilih saat ini sudah paham arti demokrasi. Sehingga pemillih akan lebih dewasa lagi menilai dan tidak sekedar memilih karena banyaknya partai politik saja. “Saya rasa demokrasi di Indonesia yang usia republik ini sudah cukup dewasa 75 tahun, masyarakat warga kita itu akan lebih dewasa lagi menilai. Bahwa mereka memilih bukan banyaknya partai politik, tetapi bagaimana kerja-kerja para pemimpin selama ini terhadap pembangunan di daerahnya,” tukasnya.
Idris menuturkan, bahwa pihaknya akan mengedepankan politik santun dan kebersamaan. Pihaknya tidak mengganggap kubu lain sebagai lawan apalagi musuh. “Harapan kita dan kita sudah bertekad dari partai koalisi, kita akan kedepankan politik yang santun, politik dalam kebersamaan. Kita tidak pernah menganggap itu sebagai lawan apalagi musuh, tetapi mereka adalah warga masyarakat dan sahabat di Kota Depok yang pada saat ini kebetulan mendapatkan kesempatan untuk berkompetisi. Harapan kami ini juga bisa dilakukan teman-teman yang pada saat ini melakukan pilkada tahun ini,” pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :