Pekerja Migran Indonesia Diminta Waspada Terhadap Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong
Selasa, 22 April 2025 - 16:03 WIB
Annisa juga mengajak para PMI untuk lebih aktif memanfaatkan berbagai fasilitas edukasi keuangan yang telah disediakan pemerintah, seperti situs informasi resmi dan layanan konsultasi melalui Call Center OJK. Annisa menekankan pentingnya kehati-hatian terhadap praktik pinjaman online ilegal dan investasi bodong yang banyak menyasar kelompok rentan, termasuk PMI.
Baca juga: Wamen P2MI Tegaskan Pemerintah Serius Urus Pekerja Migran Indonesia
Sebagai bagian dari komitmen negara, Annisa mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai akses pembiayaan legal dan terjangkau bagi PMI, di antaranya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus PMI, pembiayaan dari PT Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), perbankan milik negara, serta koperasi legal yang diawasi langsung oleh OJK dan Bank Indonesia.
Menutup sesi talkshow dalam rangka peringatan Hari Kartini, Annisa kembali menegaskan peran penting literasi keuangan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga, terutama bagi perempuan PMI yang menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.
"Maka, mulailah dari diri sendiri, pelajari lah keuangan yang baik dan benar supaya tidak terjerumus dari pilihan-pilihan yang kita buat sendiri. Bangunlah masa depan dengan keputusan-keputusan finansial yang bijak karena hidup kita masih panjang, kita yang bertanggung jawab untuk hidup kita sendiri,” ucapnya.
Baca juga: Wamen P2MI Tegaskan Pemerintah Serius Urus Pekerja Migran Indonesia
Sebagai bagian dari komitmen negara, Annisa mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyediakan berbagai akses pembiayaan legal dan terjangkau bagi PMI, di antaranya melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus PMI, pembiayaan dari PT Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), perbankan milik negara, serta koperasi legal yang diawasi langsung oleh OJK dan Bank Indonesia.
Menutup sesi talkshow dalam rangka peringatan Hari Kartini, Annisa kembali menegaskan peran penting literasi keuangan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga, terutama bagi perempuan PMI yang menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.
"Maka, mulailah dari diri sendiri, pelajari lah keuangan yang baik dan benar supaya tidak terjerumus dari pilihan-pilihan yang kita buat sendiri. Bangunlah masa depan dengan keputusan-keputusan finansial yang bijak karena hidup kita masih panjang, kita yang bertanggung jawab untuk hidup kita sendiri,” ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :