Oknum Guru SD di Depok Diduga Lecehkan Belasan Siswi, Modusnya Meraba dan Memeluk Area Sensitif

Jum'at, 11 April 2025 - 13:56 WIB
"Nah ketika kejadian seperti itu, si anak melapor ke orang tua. Kemudian sama orang tuanya diadukan ke sekolah. Nah oleh sekolah akhirnya dia dapat pertemuan antara sekolah, yayasan, orang tua, dan komite untuk menyelesaikan kasus ini. Nah pada saat itu diselesaikan, tidak ada SP (surat peringatan) hanya disampaikan bahwa akan diberikan SP dan surat pernyataan. Kalau seandainya satu waktu terjadi lagi, si oknum guru akan diberhentikan. Tapi ternyata sampai kejadian, sampai sekarang surat itu tidak ada," tambahnya.

MWR mengatakan kejadian kedua terjadi sekitar Februari lah, di mana ada pelaporan juga dari orang tua yang merasa anaknya di kelas 2 dipegang juga ketika anaknya lagi benerin dasi pramuka.

Kemudian kejadian ketiga di Maret 2025, sekitar tanggal 20an. Nah itu korbannya adalah anak kelas 5, di mana ada saksinya dari anak kelas 6.

Baca juga: Bejat, Oknum Guru di Cirebon Cabuli Belasan Muridnya

"Ya, kami akan melakukan pelaporan ke Kepolisian. Tadi saya sudah sempat berdiskusi, kalaupun memang orang tuanya merasa tidak berani, saya juga akan melaporkan. Saya sebagai saksi yang mengetahui bahwa memang beberapa kali guru tersebut ada di dapur memeluk anak perempuan," ungkapnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!