Fadil Imran Jadi Kapolda, Jazilul Fawaid Optimistis Jatim Kondusif

Minggu, 03 Mei 2020 - 13:28 WIB
Jazil berharap Fadil Imran bisa memetakan betul dampak corona, baik dampak krisis pangan, sosial, hingga dampak politik yang mungkin timbul menyusul akan adanya pilkada serentak di 19 kabupaten/kota di Jatim. "Ini harus dipetakan betul oleh Kapolda yang baru. Ini tugas yang tidak ringan di tengah situasi kayak begini. Apalagi nanti ada pilkada, ini kerawanan-kerawanan juga muncul. Nah, justru harus bisa mengantisipasi sejak awal apa kira-kira titik kerawanan yang ada. Mulai persoalan corona, pilkada dan semua proses yang ada di Jawa Timur," urainya.

Selain itu, dengan kondisi Jatim sebagai wilayah basis kultural nahdliyin, Jazil berharap Fadil Imran bisa bekerja sama dan menjalin hubungan yang baik dengan para ulama dan tokoh masyarakat. "Karena Jatim kan basis "hijau", basis NU, komunikasi yang baiklah saya sarankan dengan para kiai, ulama dan tokoh-tokoh masyarakat dengan tanpa meninggalkan kelompok-kelompok yang lain. Dan saya yakin Pak Fadil punya caranya untuk berkomunikasi. Saya kenal beliau di Komisii III kan sebagai mitra kerja," paparnya.

Jazil berharap Kapolda kelahiran Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, 14 Agustus 1968 itu bisa menjalankan tugasnya dengan baik selama memimpin Jatim sehingga ke depan karirnya bisa lebih baik lagi. "Gunakan amanah untuk memimpin Jatim ini sebagai pijakan untuk berkarir lebih bagus ke depan dalam posisi yang lebih baik," katanya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!