Dentuman Keras Iringi Erupsi Gunung Marapi, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Minggu, 16 Maret 2025 - 11:21 WIB
Gunung Marapi, yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL), saat ini masih berstatus Waspada atau level dua di atas status normal. Oleh karena itu, warga, pendaki, dan wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek, pusat erupsi di puncak Gunung Marapi. Selain itu, warga juga diimbau untuk menggunakan masker jika terjadi hujan abu vulkanik.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.4 mm dan durasi 45 detik," kata petugas Pos Pengamatan Gunungapi Marapi, Teguh Purnomo, Minggu (16/3/2025).

Wali Nagari Nagari Batu Palano, Kabupaten Agam, Darizal, membenarkan erupsi tersebut, daerahnya yang berada di kaki Gunung Marapi melihat kejadian tersebut. "Arah abu kita amati menuju ke arah utara ke daerah tetangga," katanya.

Meski ada letusan pagi ini, kata Dasrizal tidak terdengar dentumannya, tapi bisa diamati arah abunya karena kondisi tidak berkabut.

Gunung Marapi saat ini masih status level II atau siaga. Warga tidak boleh mendekati radius 3 kilometer dari puncak letusan, serta warga yang berada sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Marapi untuk tetap siaga untuk menghindari banjir bandang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!