Mayat Nick Wilson Ditemukan di Dalam Karung, Dendam Jadi Pemicu Pembunuhan

Kamis, 03 September 2020 - 14:29 WIB
"Nick Wilson bertemu dengan pelaku, Masri. Di situ, korban bertanya hendak ke mana. Lantas, pelaku menjawab mau ke Tanjung Morawa. Tak ada menaruh curiga karena berteman dekat, korban mengantarkannya dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter Z BK 3978 SU," ujar mantan Kapolres Asahan ini.

Setiba di Jembatan Permina, Kecamatan Tanjung Morawa, lanjut Kapolresta, pelaku meminta korban berhenti sebentar dengan alasan buang air kecil.

"Tanpa ada prasangka buruk, Nick Wilson menuruti permintaan Masri yang kemudian membelokkan sepeda motornya ke bawah jembatan, tepatnya di Sungai Permina, Kecamatan Tanjung Morawa. Di sana, pelaku dengan korban duduk sejenak," sebutnya. (BACA JUGA: Pentagon: China Lirik Indonesia untuk Jadi Pangkalan Militernya)

Saat sedang duduk, pelaku berdiri kemudian mengikat korban dengan tali yang sebelumnya sudah dibawa pelaku.

"Karena leher Nick Wilson diikat sekaligus ditarik dengan tali, akibatnya terjatuh sambil merintih kesakitan. Setelah itu, pelaku mengambil batu di seputaran Sungai Permina (Sei Merah) dan memukul kepala korban hingga pingsan dan tewas. Lalu memasukkan kedalam karung dan dibuang ke sungai," ungkap Yemi.

Setelah korban dibunuh, sambung Kapolresta, pelaku mengambil sepeda motor untuk dijual melalui perantara sepupunya, Eko (34) warga Jalan Tirta Deli Desa Tanjung Morawa A Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.

"Sepupu pelaku menawarkan kepada temanya, Bowo (37) warga Dusun II Desa bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa yang kemudian dibeli seharga Rp2 juta. Dari hasil penjualan sepeda motor, Masri langsung menghilangkan jejak dengan pergi ke Mandailing Natal," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!