Warga Kompleks Kodam Jaya Kalideres Tolak Penggusuran
Senin, 13 Januari 2025 - 18:54 WIB
Banyak di antara mereka yang merupakan anak-anak tentara yang orang tuanya telah berjuang untuk negara. Selama ini, mereka membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahun dan merasa berhak mendapatkan perlakuan adil dan manusiawi dari pemerintah.
"Orang tua kami adalah para pahlawan, bahkan beberapa di antaranya menerima penghargaan seperti Bintang Gerilya dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata," ujar Bryan, Senin (13/1/2025).
Selain berorasi, demonstran juga membentangkan bendera merah putih setengah tiang sebagai tanda berduka serta spanduk berisi penolakan penggusuran.
Aksi ini menyebabkan kemacetan di jalur dari Tangerang menuju Kalideres, dengan demonstran yang bergerak di sepanjang jalan. Hingga saat ini, belum ada informasi terbaru mengenai rencana penggusuran yang akan dilakukan Kodam Jaya.
"Orang tua kami adalah para pahlawan, bahkan beberapa di antaranya menerima penghargaan seperti Bintang Gerilya dan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata," ujar Bryan, Senin (13/1/2025).
Selain berorasi, demonstran juga membentangkan bendera merah putih setengah tiang sebagai tanda berduka serta spanduk berisi penolakan penggusuran.
Aksi ini menyebabkan kemacetan di jalur dari Tangerang menuju Kalideres, dengan demonstran yang bergerak di sepanjang jalan. Hingga saat ini, belum ada informasi terbaru mengenai rencana penggusuran yang akan dilakukan Kodam Jaya.
(jon)
Lihat Juga :