Pangdam: Prajurit TNI Jangan Jadi Seperti Peledak Sumbu Pendek

Rabu, 02 September 2020 - 11:17 WIB


Prajurit Yonif 320/Badak Putih menunjukkan kebolehan mereka dalam ilmu bela diri militer. Foto/Pendam Siliwangi

Seperti diketahui, Polsek Ciracas hancur akibat diserang oleh ratusan orang berambut cepat yang diduga anggota TNI. Penyerangan tersebut diduga dipicu kabar bohong yang disebarkan Prada TNI Ilham, anggota Satuan Direktorat Hukum TNI Angkatan Darat (AD).

Insiden ini berawal pada Kamis (27/8/2020). Saat itu, Prada Ilham mengendarai sepeda motor dan melaju di kawasan Ciracas. Ketika melintas di tikungan Jalan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, pertigaan lampu merah Arundina, Prada Muhammad Ilham hendak menyalip kendaraan di depannya, tapi gagal.

Karena kurang konsentrasi, Prada Ilham mengalami kecelakaan tunggal alias terjatuh dari sepeda motor di tikungan tersebut. Prada Ilham terluka. Kecelakaan tunggal tersebut dibuktikan dengan rekaman gambar CCTV dari salah satu toko di sekitar lokasi kejadian.

Namun, Prada Ilham justru menyebarkan kabar bohong di grup WhatsApp kepada teman-temannya angkatan 2017 bahwa dirinya dikeroyok. Temen-teman satu angkatan Prada Ilham naik pitam. Mereka menyerang Polsek Ciracas. Bahkan merusak lapak dagangan warga di sekitar lokasi kejadian.
(awd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!