Pertempuran Melelahkan VOC Belanda dengan Gabungan Pasukan Madiun Raya di Pegunungan Wilis

Rabu, 08 Januari 2025 - 06:33 WIB
Saat malam hari, pasukan berkemah tanpa makanan. Sungai mana yang dilewati setelah perjalanan setengah jam dari Kajang tidak jelas. Diduga pasukan VOC ini menuju ke Utara Caruban. Pada 7 Oktober, pasukan melewati hutan jati yang lebat sesudah menyeberangi cabang Sungai Kadong Panarang yang mengalir deras.

Residen Lucien Adam menebak letak dan nama sungai ini. Ia hanya dapat menduga Kedung Banaran, tetapi nama ini juga tidak ditemukan lokasinya. Pada sore hari, setelah menjadi jelas bahwa pasukan sedang tersesat, mereka berbaris lagi masuk hutan dan menjadi rimbawan liar, melewati Sungai Ulo dan Sarangan.

Baca juga: Kisah Keraton Yogyakarta Diperas Rp37 Miliar oleh Residen Belanda

Di Sungai Sarangan konon mengalir melalui hutan jati lebat di sebelah timur Madiun. Pada zaman kuno, hutan ini dilalui oleh jalur Madiun - Kediri dan sangat mungkin melewati Tunglur (wilayah di Nganjuk dekat perbatasan dengan Madiun). Namun demikian, tidak mungkin pasukan Hurdt berada di utara Caruban-mereka pasti bergerak ke selatan, kecuali bila mereka berjalan memutar ke timur kemudian ke barat melalui hutan jati.

Namun hal itu pasti akan mengakibatkan kelelahan pasukan dan menyita waktu lebih dari dua hari perjalanan. Di Tunglur, pasukan Hurdt memasuki wilayah Keresidenan Kediri sekarang.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!