Kisah Kerajaan Singasari dan Gunung Kawi Merujuk Kitab Nagarakretagama
Jum'at, 03 Januari 2025 - 06:42 WIB
Nama dusun itu Kutaraja yang padat penduduknya. Di situ putra Sri Girinata menunaikan dharmanya, melatih keperwiraannya, menenteramkan para budiman, melatih keperwiraaannya, menenteramkan para budiman, menjinakkan penjahat, mempertinggi kesejahteraan rakyat yang setia bakti kepadanya.
Sebagaimana dikutip dari "Menuju Puncak Kemegahan : Sejarah Kerajaan Majapahit" dari Prof Slamet Muljana, pada tahun saka 1144, Sri Girinata menyerang Raja Kediri, sang adiperwira Kretajaya kalah, terkepung bahaya, lari masuk pertapaan yang sunyi-sepi; semua pengiring, pemuka prajurit yang tertinggal di kerajaan, disirnakan.
Baca juga: Mengungkap Strategi Kertanagara Raja Terbesar Singasari Menyatukan Nusantara
Dikisahkan pada Prapanca sesudah Raja Kediri tunduk, seluruh Jawa diam dalam ketakutan, emua raja datang menyembah serta membawa segala macam hasil daerahnya.
Bersatulah Janggala dan Kediri di bawah satu raja sakti. Di situlah tempat pendidikan dan kelahiran para raja yang akan memberi kegirangan kepada dunia.
Perbawa dan wibawa putra sang Sri Girinata makin bertambah. Terjamin kesejahteraan bumi Jawa yang menyembah kaki pelindung jagat.
Sebagaimana dikutip dari "Menuju Puncak Kemegahan : Sejarah Kerajaan Majapahit" dari Prof Slamet Muljana, pada tahun saka 1144, Sri Girinata menyerang Raja Kediri, sang adiperwira Kretajaya kalah, terkepung bahaya, lari masuk pertapaan yang sunyi-sepi; semua pengiring, pemuka prajurit yang tertinggal di kerajaan, disirnakan.
Baca juga: Mengungkap Strategi Kertanagara Raja Terbesar Singasari Menyatukan Nusantara
Dikisahkan pada Prapanca sesudah Raja Kediri tunduk, seluruh Jawa diam dalam ketakutan, emua raja datang menyembah serta membawa segala macam hasil daerahnya.
Bersatulah Janggala dan Kediri di bawah satu raja sakti. Di situlah tempat pendidikan dan kelahiran para raja yang akan memberi kegirangan kepada dunia.
Perbawa dan wibawa putra sang Sri Girinata makin bertambah. Terjamin kesejahteraan bumi Jawa yang menyembah kaki pelindung jagat.
Lihat Juga :