Peran Ulama Asal Sumatera di Balik Perjuangan Pangeran Diponegoro Lawan Belanda

Selasa, 10 Desember 2024 - 09:30 WIB
Pangeran Diponegoro versi AI. Foto/Instagram @ainusantara
ULAMA asal Sumatera yang menetap di Jawa mempengaruhi cara pikir dan perjuangan Pangeran Diponegoro . Sosok bernama Kiai Taptojani mungkin tak terlalu dikenal, tapi memiliki peran penting dalam mendidik sang pangeran muda.

Kiai Taptojani tak bisa dilepaskan mendidik Pangeran Diponegoro di tengah lingkungan agamis dan mayoritas memeluk Islam. Sejak kecil Pangeran Diponegoro kerap kali berbaur dengan kelompok santri.



Kelompok santri yang bernama Korps Suranatan, yang merupakan kelompok keagamaan bersenjata di Istana Yogyakarta, misalnya merupakan bagian dari kesatuan militer di Kadipaten (Putra Mahkota).

Baca juga: Kisah Pangeran Diponegoro Marah Besar ke Sultan Muda Keraton Yogyakarta Akibat Hilangnya Tradisi Jawa

Di sana, ada juga para warga kaum komunitas Islam yang kuat, juga menerima zakat dari istana yang terdaftar dalam catatan keraton, sebagai penghuni Kadipaten dan Tegalrejo, pada akhir 1790-an.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!