Gamma, Paskibra Berprestasi yang Tewas Ditembak Polisi Adalah Anak Yatim

Rabu, 27 November 2024 - 10:19 WIB
Mereka menginginkan keadilan bagi Gamma, yang mereka yakini tidak bersalah dalam insiden tersebut.



Foto/Ist

Keluarga memutuskan untuk mengadakan tahlilan selama tujuh hari sejak pemakaman pada Minggu malam.

"Kami berkumpul di rumah, berdoa bersama untuk almarhum. Semoga tenang di sisi-Nya," kata Siman.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan kerabat Gamma, yang dikenal sebagai siswa berprestasi dan panutan di sekolahnya.

Siswa Berprestasi



Waka Kesiswaan SMK N 4 Semarang, Agus Riswantini, menyebut korban merupakan anak yang baik dan seorang anggota Paskibra yang baru saja menang lomba pasukan baris-berbaris di Akpol Semarang.

Riswantini juga mengungkapkan jika korban Gamma Rizkynata Oktafandy adalah anak yang baik dan berbakat. Dirinya juga membantah jika korban adalah siswa yang suka tawuran.

Informasi yang dihimpun SINDOnews, Gamman dan timnya menang Porsimaptar Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang pada Oktober 2024 kategori lomba PBB.

Gelar Tahlilan 7 Hari



Keluarga besar Gamma menggelar tahlilan selama tujuh hari di Sragen. Gamma menjadi korban penembakan oknum polisi di kawasan Jalan Candi Penataran, Kalipancur, Kota Semarang pada Minggu (24/11/2024) dini hari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!