2 Kecamatan di Kabupaten Bandung Terendam Banjir, BPBD Imbau Warga Waspada
Kamis, 21 November 2024 - 18:19 WIB
Banjir melanda dua Kecamatan di Kabupaten Bandung yakni Dayeuhkolot dan Bojongsoang akibat meluapnya Sungai Cikapundung yang membawa kiriman air dari Kota Bandung, Kamis (21/11/2024). Foto/Agi Ilman
KABUPATEN BANDUNG - Banjir melanda dua Kecamatan di Kabupaten Bandung yakni Dayeuhkolot dan Bojongsoang akibat meluapnya Sungai Cikapundung yang membawa kiriman air dari Kota Bandung, Kamis (21/11/2024). Banjir menggenangi beberapa desa dan kampung di dua kecamatan tersebut dengan ketinggian bervariasi antara 30 hingga 110 cm.
“Di Kecamatan Bojongsoang, banjir merendam dua kampung, yakni Cijagra dan Cigebar. Ketinggian airnya bervariasi antara 30 cm hingga 100 cm,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama.
Sementara itu, di Kecamatan Dayeuhkolot, kata Uka, banjir melanda dua desa, yaitu Desa Dayeuhkolot yang terdampak di 12 kampung dan Desa Citeureup di 7 kampung. "Ketinggian air di daerah ini bahkan mencapai lebih dari satu meter di beberapa titik, termasuk satu jalur utama, Jalan Raya Dayeuhkolot," jelasnya.
Baca juga: Terjebak Banjir di Banjaran Bandung, Evakuasi Belasan Warga Dramatis
Uka menyebut banjir yang melanda wilayah tersebut disebabkan oleh aliran Sungai Cikapundung yang membawa kiriman air dari kawasan Kota Bandung. “Sungai Cikapundung tiba-tiba besar dan langsung mengarah ke Dayeuhkolot. Banjir ini juga mempengaruhi wilayah Citeureup karena aliran sungai tersebut bermuara di Citarum,” terang Uka.
“Di Kecamatan Bojongsoang, banjir merendam dua kampung, yakni Cijagra dan Cigebar. Ketinggian airnya bervariasi antara 30 cm hingga 100 cm,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama.
Sementara itu, di Kecamatan Dayeuhkolot, kata Uka, banjir melanda dua desa, yaitu Desa Dayeuhkolot yang terdampak di 12 kampung dan Desa Citeureup di 7 kampung. "Ketinggian air di daerah ini bahkan mencapai lebih dari satu meter di beberapa titik, termasuk satu jalur utama, Jalan Raya Dayeuhkolot," jelasnya.
Baca juga: Terjebak Banjir di Banjaran Bandung, Evakuasi Belasan Warga Dramatis
Uka menyebut banjir yang melanda wilayah tersebut disebabkan oleh aliran Sungai Cikapundung yang membawa kiriman air dari kawasan Kota Bandung. “Sungai Cikapundung tiba-tiba besar dan langsung mengarah ke Dayeuhkolot. Banjir ini juga mempengaruhi wilayah Citeureup karena aliran sungai tersebut bermuara di Citarum,” terang Uka.
Lihat Juga :