Kisah Bupati Pacitan Tertangkap Pasukan Pangeran Diponegoro usai Berkoalisi dengan Belanda
Sabtu, 09 November 2024 - 07:08 WIB
Setelah siap, mereka segera berangkat ke Glesung. Pasukan Pacitan ini dikisahkan dibantu pihak Belanda di bawah pimpinan Tuan Van Vlissingen juga turut serta pasukannya.
Demikian pula Mas Wiryodikromo, saudara Mas Tumenggung Jogokaryo II; Mas Karyosudiro, anak Mas Wiryodikromo, dan masih banyak lainnya yang menyediakan diri sebagai prajurit.
Setibanya di Glesung sebagaimana dikisahkan pada "Kisah Brang Wetan: Berdasarkan Babad Alit dan Babade Nagara Patjitan" terjemahan Karsono Hardjoseputro, mereka menyatu dengan pasukan para bupati monconegoro dan kompeni Belanda.
Tak berapa lama, pasukan pemberontak yang ribuan jumlahnya datang dengan dipimpin Pangeran Diponegoro. Tetabuhan aneka jenis berupa gong beri, kethiprak, thong-thong grit, maguru gangsa, ditabuh bertalu-talu. Sebentar-sebentar mereka bersorak-sorai.
Mereka berebut di depan. Tak berapa lama kemudian, pasukan pemberontak menyerang pasukan Mas Tumenggung Jogokaryo II. Suaranya bergemuruh.
Demikian pula Mas Wiryodikromo, saudara Mas Tumenggung Jogokaryo II; Mas Karyosudiro, anak Mas Wiryodikromo, dan masih banyak lainnya yang menyediakan diri sebagai prajurit.
Setibanya di Glesung sebagaimana dikisahkan pada "Kisah Brang Wetan: Berdasarkan Babad Alit dan Babade Nagara Patjitan" terjemahan Karsono Hardjoseputro, mereka menyatu dengan pasukan para bupati monconegoro dan kompeni Belanda.
Tak berapa lama, pasukan pemberontak yang ribuan jumlahnya datang dengan dipimpin Pangeran Diponegoro. Tetabuhan aneka jenis berupa gong beri, kethiprak, thong-thong grit, maguru gangsa, ditabuh bertalu-talu. Sebentar-sebentar mereka bersorak-sorai.
Mereka berebut di depan. Tak berapa lama kemudian, pasukan pemberontak menyerang pasukan Mas Tumenggung Jogokaryo II. Suaranya bergemuruh.
Lihat Juga :